news.detik

0 komentar

news.detik


'Setan Merah' Rasakan Tekanan Tinggi

Posted: 17 Aug 2015 10:31 AM PDT

Manchester - Manchester United akan menghadapi wakil Belgia, Club Brugge, di laga play-off Liga Champions. Manajer MU Louis van Gaal mengakui timnya merasakan tekanan karena wajib lolos ke babak utama.

Di leg pertama, MU lebih dulu menjamu Brugge di Old Trafford pada Rabu (19/8/2015) dinihari WIB sebelum bertandang ke Jan Breydelstadion sekitar sepekan berikutnya.

Secara teori, 'Setan Merah' jauh diunggulkan. Berstatus sebagai salah satu raksasa Eropa, MU jelas tidak boleh lama-lama absen dari panggung kompetisi antarklub paling elite itu. Apalagi, MU sudah melakukan belanja besar di musim panas ini dengan mendatangkan sejumlah pemain top.

Itu akan menjadi pertemuan pertama MU dengan Brugge di kompetisi Eropa. Statistik memihak Wayne Rooney dkk. karena Brugge belum pernah menang dalam 11 laganya di Inggris juga tidak pernah menang dalam enam pertandingan tandang dan kandang melawan tim-tim Inggris sejak menang 1-0 di leg pertama melawan Chelsea di Piala Winnes 1994-95.

Kendati begitu, tidak ada jaminan MU akan bisa dengan gampang melewati Brugge.

"Ad abanyak tekanan karena tujuan dan sasaran kami adalah mencapai babak grup Liga Champions," ungkap Van Gaal yang dikutip Sky Sports.

"Pertandingan-pertandingan semacam ini sulit. Brugge bisa bertahan dengan sangat baik. Mereka juga bisa menyerang jadi mestinya ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Itulah mengapa tekanannya selalu tinggi."

"Para bos, pemain, dan fans ingin berpartisipasi (di Eropa), jadi tekanannya tinggi. Kami harus memperlihatkan kualitas kami melawan sebuah tim bagus tapi ini tidak akan jadi pertandingan yang mudah," nilai Van Gaal.

(rin/roz)

Harapan Suku Badui Dalam ke Presiden Jokowi di Hari Kemerdekaan

Posted: 17 Aug 2015 10:25 AM PDT

Jakarta - Sejak kemerdekaan RI 70 tahun silam, hari ini adalah kali pertama Suku Badui Dalam menapakkan kaki di Istana Merdeka. Tentu saja ada harapan yang ingin mereka sampaikan kepada Presiden Jokowi.

"Kami tentu memohon yang terhormat bapak Presiden kita untuk memberikan kebijakan khusus untuk suku-suku adat," kata salah seorang suku Badui Dalam bernama Mursyid di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2015).

Mursyid yang memiliki jabatan sebagai Wakil Jaro Tangkir Cibeok itu menganggap sebuah pengakuan akan menunjang kesejahteraan masyarakat adat. Pengakuam juga akan berpengaruh pada kelangsungan hidup dan hak-hak adat.

"Kami merasa hak-hak adat kami identitas utama adalah KTP, kami mohon agama kami Sunda Wiwitan dimasukan (di kolom KTP), kami Badui hidup sesuai musyawarah," ungkap Mursyid didampingi empat kerabatnya.

Dia meminta agar harapannya ini disampaikan kepada Presiden Jokowi. Sehingga bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan.
(bpn/imk)

Array

Menhan Thailand: Pelaku Ledakkan Bom di Bangkok untuk Rusak Pariwisata

Posted: 17 Aug 2015 10:16 AM PDT

Bangkok - Ledakan bom di Bangkok, Thailand terjadi di dekat Kuil Erawan yang merupakan salah satu daya tarik wisatawan. Para pelaku dianggap berniat menghancurkan perekonomian dan pariwisata di Bangkok.

Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan mengungkapkan rasa duka cita kepada keluarga dari korban tewas dan luka. Dia tidak mau terlalu cepat menyimpulkan apakah ledakan itu terkait aksi politik atau terorisme. Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas insiden ini.

"Yang pasti adalah para pelaku bermaksud untuk menghancurkan ekonomi dan pariwisata, karena insiden itu terjadi di jantung distrik pariwisata," kata Wongsuwan seperti dilansir Reuters, Selasa (18/8/2015).

Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha menepis rumor bahwa dia telah mendeklarasikan keadaan darurat dan memerintahkan sekolah serta instansi bisnis ditutup hari ini. The Bank of Thailand juga mengatakan bahwa kabar bank tutup juga merupakan rumor. Demikian dilansir Bangkok Post.

Meski begitu, Bangkok Metropolitan Administration mengumumkan bahwa 438 sekolah negeri akan ditutup untuk alasan keamanan. Sekolah yang berada di sekitar lokasi ledakan juga ditutup.

Kuil Hindu Erawan terletak di sudut yang sibuk dekat hotel, pusat perbelanjaan, dan kantor. Kuil ini merupakan daya tarik wisata utama terutama untuk pengunjung dari Asia Timur.

Persimpangan Ratchaprasong, tempat lokasi ledakan, adalah lokasi protes politik besar biasa dilakukan dalam satu dekade terakhir
(imk/bal)

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam", Senin sampai Jumat pukul 00.30 - 01.00 WIB, hanya di Trans TV

Komunikasi Jadi Faktor Utama Kebangkitan Arsenal

Posted: 17 Aug 2015 10:06 AM PDT

London - Arsenal berhasil bangkit dan memetik kemenangan usai ditaklukkan West Ham United di partai perdana musim ini. Kekalahan dari West Ham diakui telah memaksa tim melakukan pembicaraan penting.

The Gunners membuka langkah di Premier League musim ini dengan hasil buruk. Mereka kalah 0-2 dari West Ham di kandang sendiri.

Kekalahan tersebut jadi tamparan bagi anak-anak London utara mengingat mereka melaju amat mulus di pramusim. Mereka sempurna di empat partai uji coba, plus satu kemenangan lain di ajang Community Shield melawan juara Liga Inggris musim lalu, Chelsea.

Oleh sebab itulah, hasil melawan West Ham memaksa mereka membuka pembicaraan penting satu sama lain di dalam tim. Hal itu disebut Per Mertesacker membantu timnya bangkit dan memetik kemenangan 2-1 atas Crystal Palace akhir pekan kemarin.

"Tentu ketika segalanya berjalan begitu mulus di pramusim, Anda terhindar dari pembicaraan-pembicaraan yang terkadang sangat penting. Itulah yang jadi persoalan pada pekan lalu ketika kami pulang dari laga melawan West Ham, di mana semuanya sangat tidak tahu apa yang telah kami lakukan, jadi kami baru saja kembali ke permainan kami," ujarnya dikutip Sky Sports.

"Anda bisa langsung merasakan sesuatu ketika Anda berada di zona degradasi dan tidak menghasilkan apa yang semua orang harapkan dari Anda di laga (melawan West Ham) tersebut. Jadi penting untuk bangkit," tambah bek asal Jerman ini.

Meski demikian, kemenangan atas Palace dipetik dengan belum terlalu meyakinkan. Unggul lebih dahulu melalui Olivier Giroud, mereka kebobolan lewat Joel Ward. Kemenangan pada akhirnya dipetik berkat gol bunuh diri Damien Delaney.

Terlepas dari itu, Mertesacker menilai performa secara keseluruhan sudah baik. Mereka unggul penguasaan bola 55%-45%, melepaskan 20 tembakan dengan enam tepat sasaran sedang lawan punya 11 upaya di mana empat mengarah ke gawang.

"Melawan Palace, penguasaan bolanya bagus, untuk bermain melalui tengah dan menekan mereka. Belakangan kami membuat situasi sulit untuk kami sendiri, tapi secara keseluruhan itu adalah performa yang sangat menggembirakan dari depan ke belakang."

"Kami tampil dominan dan itu adalah kunci untuk sukses kami. Kami tampil bagus dalam serangan balik, di kombinasi serangan, masih ada banyak hal lagi dari kami. Itulah yang kami perlukan, itulah permainan asli kami, dan kami perlu mengandalkan itu," demikian Mertesacker.

(raw/rin)

Carolina Marin Disebut Bisa Menjadi Legenda di Masa Depan

Posted: 17 Aug 2015 09:49 AM PDT

Jakarta - Legenda bulutangkis, Peter Gade, menyebut Carolina Marin layak untuk mendapatkan gelar 'legenda' selanjutnya. Marin, disebut Gade, bisa menyusul Taufik Hidayat, Lee Chong Wei, dan Lin Dan.

Alasan Gade didasari oleh status Marin sebagai ratu bulutangkis dunia saat ini. Sudah dua edisi Kejuaraan Dunia berurutan, pebulutangkis asal Spanyol itu sukses menjadi juara.

Menurut Gade, dominasi Marin --yang kini berusia 22 tahun-- masih bisa berlanjut panjang. Bukan tidak mungkin, koleksi gelar juara dunianya bakal melebihi angka dua.

Yang bikin Marin makin istimewa, dia tidak muncul dari negara yang mayoritas penduduknya menyukai bulutangkis. Namun demikian, dia mampu mendominasi negara-negara Asia, yang relatif lebih banyak talenta bulutangkisnya.

"Jika melihat Kejuaraan Dunia kemarin, Carolina Marin dari tunggal putri saya pikir bisa menjadi the next legend. Dia juga saya lihat masih berpotensi untuk menjadi juara lagi," kata Gade.

Gade sendiri berharap ada legenda lahir dari negara asalnya, Denmark. Dia menjagokan Jan O Jorgensen dan Victor Axelsen untuk mencapai status itu suatu saat nanti.

"Selain Marin, mungkin rekan senegara saya Jan O Jogersen dan Victor Axelsen. Ke depannya kami harap ada pemain lainnya yang bisa memperlihat kesuksesan juga," harapnya.

(mcy/roz)

Peter Gade Kini Jadi Pelatih, Chong Wei Malah Belum Terpikir

Posted: 17 Aug 2015 09:38 AM PDT

Jakarta - Tiga legenda bulutangkis akhirnya menyapa penggemar bulutangkis di Jakarta. Dua di antara mereka, yakni Peter Gade dan Lee Chong Wei, punya cerita berbeda.

Bersama Taufik Hidayat, Gade dan Chong Wei menghadiri acara The Legends Vision di GOR Asia-Afrika, Senin (17/8). Dalam acara yang intinya mempromosikan olahraga bulutangkis ke berbagai belahan dunia itu, Gade dan Chong Wei mengungkapkan cerita berbeda soal menjadi pelatih.

Jika Gade mengaku baru saja ditunjuk sebagai pelatih bulutangkis di Prancis, Lee Chong Wei justru mengaku belum terpikir untuk menjadi pelatih.

"Saya baru saja ditunjuk sebagai pelatih Prancis tiga bulan lalu. Ini menjadi hal yang baru buat kehidupan saya, juga perkembangan bulutangkis di negara baru di Eropa," kata Gade.

Bagi Gade, menjadi pelatih di Prancis sekaligus bisa menjalankan visi dari para legenda bulutangkis yang ingin mempopulerkan olahraga tepok bulu itu ke negara-negara yang belum berkembang olahraga bulutangkisnya. "Memang tidak akan mudah. Tapi, penunjukan ini saya anggap sebagai tantangan baru untuk saya," sahutnya.

Beda lagi dengan Chong Wei. Pebulutangkis Malaysia ini justru belum memikirkan akan melanjutkan profesi sebagai apa jika pensiun kelak.

"Saya belum ada rencana lanjutan setelah pensiun. Saat ini saya masih fokus ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Karena mungkin saja ini akan menjadi Olimpiade terakhir dalam karier saya," ucap Chong Wei.

(mcy/roz)


Posting Komentar