news.detik

0 komentar

news.detik


Apple Rilis MacBook Anyar Super Tipis, Harganya?

Posted: 09 Mar 2015 11:27 AM PDT

Jakarta - Setelah lama diisukan, Apple akhirnya merilis sebuah MacBook anyar dalam sebuah acara bertajuk Apple Spring Foward, yang digelar di Yerba Buena Center, Selasa (10/3/2015).

Perangkat bernama MacBook ini bukanlah pengganti MacBook Air maupun MacBook Pro. Spesifikasinya nyaris sama dengan yang sebelumnya telah dirumorkan. Salah satunya adalah Apple menggunakan layar Retina berukuran 12 inch di perangkat super tipis ini.

Prosesornya menggunakan Intel Core M dual core berkecepatan 1,2 GHz. Prosesor ini tak membutuhkan kipas sebagai pendinginnya. Ada juga RAM 8 GB, dengan storage SSD berkapasitas mulai dari 256 GB.

Layar Retina 12 inch-nya mempunyai resolusi 2.304 x 1.440 pixel dengan edge to edge cover glass. Layar ini dikatakan lebih irit 30% daya dibanding pendahulunya.

MacBook anyar ini lebih tipis 24% dibanding MacBook Air, atau tepatnya 13,1 mm berbanding 17,3 mm, dengan berat hanya 2 pound atau sekitar 0,9 Kg. Dan Apple membenamkan sebuah teknologi trackpad anyar yang berjuluk Force Touch.

Dengan resolusi layar yang lebih besar, konsumsi baterainya pun akan lebih boros. Untuk itu Apple membenamkan baterai dengan kapasitas 35% lebih besar, sehingga baterainya diklaim tetap bisa bertahan sekitar 10 jam untuk memutar video.

MacBook anyar ini akan dijual mulai 10 April mendatang dengan harga termurah USD 1.299 atau sekitar Rp 16,9 juta (USD 1 = Rp 13.000). Sementara untuk spek tertinggi akan dilepas dengan harga USD 1.599. Pilihan warnanya ada tiga, yaitu silver, space gray, serta gold.

(asj/asj)

5 Lantai Wisma Kosgoro Terbakar, Hayono Isman Tertunduk Lesu

Posted: 09 Mar 2015 11:24 AM PDT

Selasa, 10/03/2015 01:24 WIB

Danu Damarjati - detikNews

5 Lantai Wisma Kosgoro Terbakar, Hayono Isman Tertunduk LesuFoto: Danu Damarjati

Jakarta - Lima lantai gedung perkantoran Wisma Kosgoro, Jl MH Thamrin, Jakpus, terbakar. Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro yang juga pemilik gedung, Hayono Isman tertunduk lesu.

Hayono memang datang ke lokasi kebakaran sesaat setelah adanya laporan kebakaran pukul 18.47 WIB, Senin (9/3/2015). Bersama istrinya Poppy Puspitasari, Hayono ikut menyaksikan upaya pemadaman yang hingga Selasa (10/3) dini hari masih dilakukan. Hayono tampak lesu saat meladeni wawancara para wartawan.

Wisma Kosgoro berdirik sejak tahun 1970-an. Tanahnya menurut Hayono merupakan pemberian Soekarno pada tahun 1964. "Ini bersejarah," kata dia.

Karena tak punya cukup uang membangun gedung, Hayono bekerjasama dengan investor dari Inggris. "Tapi kita sekarang 100 persen nasional," tuturnya

Ada ugaan kebakaran terjadi karena kelalaian karena membuang puntung rokok sembarangan.

"Saya dengar di lantai 16 ada yang buang puntung rokok," ujar Hayono.

Dia menepis dugaan sistem instalasi terkait penanganan kebakaran tak berfungsi. "‎Kalau gedung ini dipertanyakan, gedung ini nggak bagus, maka habis sudah gedung ini dari dulu," sambungnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dnu/fdn)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Di Maria Tak Alami Krisis Pede

Posted: 09 Mar 2015 11:20 AM PDT

Manchester - Dalam beberapa pertandingan terakhir dengan Manchester United, Angel Di Maria tidak pernah bermain penuh. Namun begitu, Di Maria tidak mengalami masalah kepercayaan diri.

Di Maria mengawali kariernya di MU dengan eksplosif dengan mencetak tiga gol dalam lima pertandingan. Namun, pesepakbola Argentina itu cuma mencetak sebuah gol sejak kemenangan 2-0 atas Yeovil di Piala FA pada awal Januari silam.

Akan tetapi, belakangan performa Di Maria tidak memuaskan. Pemain yang digaet dari Real Madrid itu selalu digantikan saat MU mengalahkan Sunderland 2-0 dan Newcastle United 1-0.

Bahkan Di Maria beberapa kali dinilai gagal memenuhi ekspektasi terkait harga transfernya yang mahal. Akan tetapi, Giggs yakin pemainnya tersebut tidak terpengaruh dengan tren buruknya.

"Saya pikir kepercayaan dirinya baik-baik saja," kata Giggs kepada Press Association yang dilansir Manchester Evening News."Dia adalah seorang pemain yang berkualitas dan kami menantikan dia untuk tampil oke karena sekarang tiap pertandingan adalah pertandingan besar."

"Para pemain mesti terbiasa dengan berbagai liga yang berbeda, ada beberapa liga yang mengandalkan permainan cepat dan terkadang membiasakan dengan itu butuh sedikit waktu," sambung pemain legendaris 'Setan Merah' itu.

"Dia menjalani start yang bagus di awal musim, dia adalah tipe pemain yang banyak mengambil risiko dan terbiasa memenangi banyak pertandingan. Buat pemain seperti itu, selalu sulit untuk konsisten karena mereka akan mencoba banyak hal yang tidak akan dilakukan pemain lain."

"Mereka mampu melakukannya dan karena itulah mereka jadi pemain hebat yang bisa menjadi penentu," kata Giggs.

(rin/roz)

Pemilik Wisma Kosgoro Duga Kebakaran Bermula dari Puntung Rokok

Posted: 09 Mar 2015 10:47 AM PDT

Pemilik Wisma Kosgoro Duga Kebakaran Bermula dari Puntung RokokdetikFoto

Jakarta - Kebakaran di gedung perkantoran Wisma Kosgoro yang bermula dari lantai 16, hingga Selasa (10/3) dini hari sudah merambat ke lantai 20. Ada dugaan kebakaran terjadi karena kelalaian karena membuang puntung rokok sembarangan.

"Saya dengar di lantai 16 ada yang buang puntung rokok," kata pemilik Wisma Kosgoro, Hayono Isman kepada wartawan, Senin (9/3/2015) malam.

Api juga membakar ruang kerjanya di lantai 17. Di lantai tersebut ada 5 perusahaan yang berkantor.

"Tempat saya ada di pojok sana (pojok kanan). Mudah-mudahan nggak kena kebakaran," sambungnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro ini menepis dugaan sistem instalasi terkait penanganan kebakaran tak berfungsi.

"‎Kalau gedung ini dipertanyakan, gedung ini nggak bagus, maka habis sudah gedung ini dari dulu. Kalau hidran nggak jalan, sprinkler nggak jalan, gedung ini habis," sambung dia.

Dia juga tak tahu menahu soal teguran terhadap gedung ini yang sudah dilayangkan sejak 2005. "Saya nggak tahu, karena meski saya pemilik gedung tapi saya bukan direksi," katanya.

Kebakaran ini mulanya dilaporkan sekitar pukul 18.47 Senin (9/3). Mulanya api membakar lantai 16 namun merambat hingga ke lantai 20. Petugas masih berupaya memadamkan kobaran api.

"Belum diketahui penyebabnya," kata Kepala Sudin Pemadam Kebakaran Jakpus, Idris kepada wartawan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dnu/fdn)


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Ancelotti Tuntut Bale dan Seluruh Pemain Madrid Perbaiki Performa

Posted: 09 Mar 2015 10:38 AM PDT

Madrid - Carlo Ancelotti tidak puas dengan performa Gareth Bale. Demikian pula Bale dengan performanya sendiri. Oleh karenanya, Ancelotti menuntut pemain asal Wales itu untuk memperbaiki performa.

Bale absen mencetak gol dan menyumbang assist dalam delapan laga terakhir Madrid di semua ajang. Padahal dalam delapan laga tersebut, Bale selalu dimainkan sejak awal.

Gol terakhir Bale tercipta ketika Madrid mengalahkan Cordoba 2-1 di La Liga pada Januari. Sementara, assist terakhirnya dia torehkan pada laga melawan Real Sociedad di La Liga, juga di Januari. Ketika itu, Madrid menang 4-1 atas La Real.

"Setiap orang di klub ini harus mengerjakan tugas mereka sebaik mungkin. Saya pikir, Bale juga tidak senang dengan performanya saat ini. Dia paham bahwa dia harus memperbaiki performanya," ujar Ancelotti seperti dilansir Sky Sports.

Dengan performa yang menurun, wajar jika Bale mendapatkan kritik dari pendukung sendiri. Namun, menurut Ancelotti, yang jelek bukan cuma Bale seorang. Ketika sebuah klub menurun, seluruh aspek layak untuk dinilai.

Selain Bale, menurut Ancelotti lagi, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo, dan juga seluruh tim juga menurun.

"Saya masih percaya kepada ketiganya."

"Penurunan performa ini dialami secara general, bukan ketiganya saja. Tetapi, seluruh tim ini," kata Ancelotti.

Madrid ditaklukkan Athletic Bilbao 0-1 pada akhir pekan kemarin. Kekalahan tersebut, diikuti dengan kemenangan 6-1 yang diraih Barcelona atas Rayo Vallecano pada hari Minggu (8/3), membuat Madrid tergusur dari puncak klasemen.

(roz/rin)

Benzema Mulai Terbiasa dengan Kritik dan Tuntutan Suporter

Posted: 09 Mar 2015 10:30 AM PDT

Madrid - Kendati tampil oke bersama Real Madrid sepanjang musim ini, Karim Benzema tak lepas dari kritik. Tapi, si pemain menilai penilaian tersebut wajar adanya.

Benzema mulai kembali mendapatkan kritikan seiring penampilan El Real yang naik turun belakangan ini. Madrid diimbangi Villareal kemudian dikalahkan Athletic Bilbao dalam lanjutan La Liga Primera. Hasil kurang oke itu pun membuat mereka tergeser ke posisi kedua dan Barcelona menggantikan di puncak klasemen La Liga Primera.

Jika disimak, penampilan Benzema sudah disorot sejak akhir Januari. Sebagian fans Madrid sampai meminta agar manajemen tim melego Benzema pada transfer musim panas nanti.

Situasi itu tak membuat Benzema resah. Dia mulai terbiasa dengan tuntutan tinggi para suporter dan mantan pemain Madrid.

"Untuk itulah kamu bergabung dengan Real Madrid, tidka boleh ada kegagalan secuil pun dalam sebuah pertandingan, bahkan menyangkut satu umpan," kata Benzema seperti dikutip Sports Mole.

"Pada awalnya rekasi itu cukup sulit, tapi dengan berjalannya waktu lama-kelamaan akan terbiasa. Keluarga biasanya yang lebih merasakan karena mereka adalah pendukung terbesarku. Mereka menyaksikan dan mambaca kabar itu.

"Aku tak perlu media untuk mengetahui permainanku baik atau tidak. Ada orang-orang yang bisa berkomentar yang tak mengetahui apapun soal sepakbola karena mereka tak pernah memainkannya, tapi begitulah kehidupan seorang pesepakbola," beber pemain internasional Prancis itu.

Benzema masih menjadi donatur gol terbanyak untuk tim setelah Cristiano Ronaldo. Dia membuat 19 gol dari 38 kali bermain di semua ajang musim ini. Khusus untuk La Liga, dia sudah menorehkan 13 gol dalam 24 kali bermain.

(fem/roz)


Posting Komentar