news.detik |
- CR-V Tabrak Pohon di Belakang Istana Negara
- Ini Pesaing Indonesia di Piala Asia U-19 2014
- Warga Gorontalo: Gempa Tidak Terasa karena Masyarakat Nonton Bola
- Selanjutnya, Berusaha Meraih Mimpi di Myanmar
- Timnas Ingin Tampil Lebih Baik di Putaran Final
- Lewat Twitter, Presiden SBY Sampaikan Ucapan Selamat untuk Garuda Muda
| CR-V Tabrak Pohon di Belakang Istana Negara Posted: 12 Oct 2013 10:51 AM PDT Minggu, 13/10/2013 00:51 WIB Jakarta - Kecelakaan tunggal terjadi di belakang Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat. Honda CR-V menabrak pohon yang ada di belakang Istana. Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan terjadi pukul 23.34 WIB. Identitas kendaraan yang kecelakaan adalah Honda CR-V B 8502 IR. Saat itu mobil tersebut sedang melaju dari Istana Negara mengarah ke Harmoni. Polisi langsung merespon cepat kejadian itu. Beberapa petugas langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Bagian depan mobil itu ringsek. Namun kondisi sopir belum diketahui. Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik di sepanjang hari ini di "Reportase Malam" pukul 2.00 WIB Hanya di Trans TV (tfn/trq) Baca Juga |
| Ini Pesaing Indonesia di Piala Asia U-19 2014 Posted: 12 Oct 2013 10:35 AM PDT Jakarta - Setelah lolos dari babak kualifikasi, Indonesia akan tampil di putaran final Piala Asia U-19 tahun depan di Myanmar. Siapa saja tim-tim peserta yang lain, berikut ini daftarnya. Piala Asia U-19 mendatang akan digelar di bulan Oktober 2014, diikuti 15 tim plus tuan rumah. Ke-15 tim tersebut adalah para juara fase kualifikasi yang terdiri dari 9 grup, serta 6 tim peringkat kedua terbaik. Juara bertahan, Korea Selatan, termasuk tim runner-up terbaik itu. Mereka pun tetap lolos walaupun malam ini kalah dari Indonesia 2-3 dan menjadi runner-up Grup G. Berikut ini daftar peserta Piala Asia U-19 edisi 2014: Juara-juara grup: Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, Iran, Oman, Vietnam, Indonesia, Korea Utara, Jepang * Pemain yang bisa mengikuti turnamen ini adalah yang lahir pada/setelah 1 Januari 1995. |
| Warga Gorontalo: Gempa Tidak Terasa karena Masyarakat Nonton Bola Posted: 12 Oct 2013 10:27 AM PDT Minggu, 13/10/2013 00:27 WIB Jakarta - Gempa berkekuatan 5,6 SR mengguncang Gorontalo. Namun di saat bersamaan masyarakat sedang asyik menonton pertandingan babak penyisihan Piala Asia U-19 antara Indonesia vs Korea Selatan, sehingga gempa tidak terasa. Pembaca detikcom dari Gorontalo, Sardo, mengabarkan gempa terjadi pukul 23.15 WIT. Dia menyadari adanya gempa karena kaca jendela rumahnya bergetar kencang. Namun, menurut Sardo, tak banyak warga sekitar rumahnya yang menyadari adanya gempa. Sebab, saat itu warga sedang menikmati kemenangan timnas atas Korea Selatan. "Suasana aman, masyarakat tidak tahu ada gempa karena pada nonton bola," kata Sardo kepada detikcom, Minggu (13/10/2013). Sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BMKG Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa terasa lemah selama 6 detik di Kota Gorontalo. Namun meski terasa di wilayah kota, gempa tak menyebabkan kerusakan. Sebab, pusat gempa sangat dalam, yaitu pada kedalaman 54 Km. "Meski pusat gempa di darat, namun karena sangat dalam menyebabkan dampak gempa tidak merusak," ujarnya. Pusat gempa ada di 20 Km barat laut Boalemo-Gorontalo atau 45 Km barat daya Gorontalo Utara. Sumber gempa berasal dari sesar Gorontalo. Sesar ini terbentang dari arah barat laut ke tenggara yaitu dari laut Sulawesi melalui Gorontalo hingga wilayah perairan Teluk Tomini. Gempa ini tak berpotensi tsunami. (tfn/trq)Baca Juga |
| Selanjutnya, Berusaha Meraih Mimpi di Myanmar Posted: 12 Oct 2013 10:25 AM PDT Jakarta - Setelah terakhir kali berlaga di Piala Asia U-19 nyaris sepuluh tahun silam, Indonesia U-19 akhirnya tampil lagi. Tahun depan mereka akan berusaha meraih mimpi di Myanmar. Setelah menjadi penguasa untuk region Asia Tenggara, dengan menjadi juara Piala AFF U-19 beberapa waktu lalu, Indonesia U-19 dihadapkan pada tantangan lolos ke Piala Asia U-19. Dua laga pertama mereka lalui dengan menghantam Laos dan menundukkan Filipina. Selanjutnya, Sabtu (12/10/2013) adalah giliran menghadapi Korea, juara 12 kali Piala Asia U-19 --juara terbanyak. Si penguasa baru AFF menghadapi raja Piala Asia U-19. Dan begitulah, Evan Dimas dkk. menunjukkan performa apik. Evan sendiri mencetak hat-trick, tiga kali dia mencetak gol dengan menyelesaikan pergerakan apik dari rekan-rekannya; Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, dan Mukhlis Hadi. Indonesia menang 3-2. Sebelumnya, sudah sebanyak 15 kali Indonesia turut serta di turnamen kelompok usia di bawah usia 19 tahun itu. Prestasi terbaik yang diraih adalah saat menjadi juara bersama dengan Burma, yang kini dikenal dengan nama Myanmar, di tahun 1961. Pasca itu, tim Merah Putih juga meraih beberapa catatan terbaik. Rinciannya, Indonesia pernah dua kali finish di posisi runner-up di tahun 1967 dan 1970. Selain itu, Indonesia tercatat menempati peringkat tiga tahun 1962 dan mencapai semifinal di tahun 1960 dan 1964. Indonesia juga sudah dua kali menjadi tuan rumah di tahun 1990 dan 1994. Tapi, dua kali bermain di kandang sendiri, langkah Indonesia selalu terhenti di babak penyisihan grup. Ini akan enjadi kali ke-16 Indonesia tampil di turnamen U-19 tersebut, dari 38 edisi. Namun, kali terakhir pasukan "Merah Putih" mengikutinya sudah cukup lama, yaitu di tahun 2004. Jika di Myanmar tahun depan Indonesia sukses melangkah sampai semifinal, maka satu tempat di Piala Dunia U-20, yang akan dihelat pada 2015 di Selandia Baru, akan menjadi milik mereka. (roz/a2s) |
| Timnas Ingin Tampil Lebih Baik di Putaran Final Posted: 12 Oct 2013 10:09 AM PDT Jakarta - Timnas Indonesia U-19 tak mau begitu saja puas setelah berhasil menembus putaran final Piala Asia U-19. Tim besutan Indra Sjafri itu ingin tampil lebih baik ketika berlaga di putaran final. Indonesia dipastikan lolos ke putaran final usai mengalahkan tim kuat Korea Selatan di Gelora Bung Karno, Sabtu (12/10/2013). Tampil luar biasa, 'Garuda Muda' menang 3-2 berkat hat-trick Evan Dimas. Gelandang timnas U-19, Muhammad Hargianto, menyebut kunci kemenangan timnya adalah berkat kepercayaan diri seluruh pemain. Dia juga meminta timnya tidak terlena dengan kemenangan ini. "Semua karena kerja sama tim. Secara teknis kami semua telah bekerja keras bersama-sama. Kami sudah bilang dengan teman-teman bahwa sedih, senang ayo semua bareng-bareng. Kami usahakan bahwa pertandingan akan berakhir dengan senang," ujar Hargianto. "Tapi yang pasti kami bangga. Kami berterima kasih untuk masyarakat telah mendoakan dan mendukung kami. Semoga berkah ini tidak membuat kami berbesar diri, tidak sombong dan rendah hati," tambahnya. Pada putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar tahun depan, Indonesia akan bersaing dengan 11 negara lainnya. Hargianto berharap timnas akan bisa unjuk gigi di ajang tersebut. "Supaya di Piala Asia kami tampil lebih baik. Prinsipnya, jangan mau kalah di mana pun dan kapan pun. Ayo lakukan yang terbaik buat Indonesia," katanya. (ads/mfi) |
| Lewat Twitter, Presiden SBY Sampaikan Ucapan Selamat untuk Garuda Muda Posted: 12 Oct 2013 10:09 AM PDT Minggu, 13/10/2013 00:09 WIB "Selamat para 'Garuda Muda U-19'. Malam ini, anda semua telah mengharumkan kembali nama Indonesia. Kita semua bersyukur & bangga. *SBY*," kata SBY dalam akun twitter @SBYudhoyono, Sabtu (12/10/2013). SBY menuturkan, saat kedudukan masih satu sama, dirinya sedang bersama Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Istana Negara. Setelah acara selesai dan Park Geun-hye telah meninggalkan Istana, kedudukan telah berubah 2-1 untuk keunggulan Indonesia. "Saya langsung bergabung dgn staf & Paspampres saksikan jalannya pertandingan. Seru & menegangkan. Garuda Muda memang hebat. *SBY*," ujarnya. Kemenangan ini disebut SBY sebagai hadiah istimewa dari PSSI U-19. Kemenangan atas juara Piala Asia 12 kali itu akan membuat dirinya dan masyarakat Indonesia tidur nyenyak. "Sekali lagi, malam ini kita dapat hadiah istimewa dari PSSI U-19. Dgn kemenangan yg gemilang, kita bisa tidur nyenyak. Terima kasih. *SBY*," tutup SBY. (trq/trq)Baca Juga |
| You are subscribed to email updates from news.detik To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Posting Komentar