Inilah.com - Terkini

0 komentar

Inilah.com - Terkini


Nadal Tumbang, Final Ideal Gagal Tercipta

Posted: 12 Oct 2013 10:31 AM PDT

INILAH.COM, Shanghai - Final ideal di turnamen Shanghai Masters urung terealisasi setelah langkah Rafael Nadal terhenti di semifinal. Sebelumnya, Novak Djokovic sudah memastikan ke final.

Djokovic berhasil melaju ke partai puncak usai mengalahkan petenis Prancis, Jo-Wilfried Tsonga, 6-2 dan 7-5 dalam waktu 1 jam 33 menit. Kemenangan ini membuat petenis Serbia itu berpeluang mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu.

Banyak yang berharap final ideal tersaji di final, namun harapan tinggal harapan setelah Nadal ditumbangkan Juan Martin del Potro, 2-6 dan 4-6.

Di final, Del Potro akan menantang Djokovic. Petenis asal Argentina itu mengaku senang bisa mengalahkan Nadal yang lebih diunggulkan sekaligus sebagai petenis nomor satu dunia.

"Saya bermain sangat solid dan memukul bola dengan keras. Saya lihat Nadal bermain jauh di baseline dan itu menguntungkan saya. Itu sebabnya saya bisa mengalahkan Nadal," ujar Del Potro, kepada BBC.

"Saya tak banyak mencatatkan aces, tapi itu akan saya butuhkan saat menghadapi Djokovic. Saya harus bisa mendapat poin dari service," petenis 25 tahun itu menutup.

"Indonesia Sudah Jadi Raksasa Asia"

Posted: 12 Oct 2013 10:24 AM PDT

INILAH.COM, Jakarta - Usai menjadi juara Grup G dan lolos ke putaran final Piala AFC 2014, pelatih Indra Sjafri menyebut Indonesia sudah menjadi raksasa di Asia.

Timnas Indonesia U-19 memastikan diri melangkah ke Myanmar setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2 di laga pamungkas Grup G pada ajang kualifikasi Piala AFC U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (10/12/2013). Garuda Muda lolos dengan poin sempurna, yakni sembilan.

Bintang asal Persebaya 1927 sekaligus kapten Garuda Muda, Evan Dimas Darmono mencetak tiga gol. Sedangkan gol balasan Korsel dicetak oleh Seol Taesa dan Suh Myeongwon.

"Kami sudah membuktikan diri menjuarai Piala AFF U-19 di Sidoarjo dan berhasil melangkah ke Piala Asia tahun depan. Mulai sekarang, kalian harus berpikir kalau Indonesia sudah menjadi raksasa Asia," jelas Indra saat konfrensi pers.

"Skuat Timnas yang saya pilih ini mempunyai standarisasi yang tinggi saat bertanding. Mereka militan, tak mau kalah. Kalau tertinggal 2-0 di babak pertama, jangan pernah menyerah hingga peluit terakhir," lanjut mantan pemain PSP Padang tersebut.

Peracik strategi berusia 50 tahun itu pun optimistis, jika pemainnya terus mempunyai pemikiran tidak ada tim yang tak bisa dikalahkan, maka Garuda Muda akan mengikuti Piala Dunia U-20.

"Kalau kami terus mempunyai pikiran seperti itu, bukan tidak mungkin Indonesia akan tampil pada ajang Piala Dunia U-20 tahun 2015 di Selandia Baru," tegas sang pelatih.

Dipo Alam Balik Serang Luthfi & Hilmi PKS

Posted: 12 Oct 2013 10:07 AM PDT

INILAH.COM, Jakarta - Meski terlihat akrab disebuah foto, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam membantah mengenal sosok Bunda Putri. Pasalnya Dipo mengaku sering berfoto dengan siapapun sehingga tak mengenal satu persatu.

"Apakah itu foto asli atau photoshop tidak penting bagi saya. Saya tidak care, yang jelas yang pasti saya tidak tahu dan tidak kenal dengan bunda putri, jadi itu sudah saya jelaskan di twitter saya maupun di Setkab," tegas Dipo di Jakarta, Sabtu (12/10/2013).

Dipo malah balik menuding bahwa Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang lebih mengenal sosok Bunda Putri. "Tapi setau saya yang paling tahu soal bunda putri itu kalau kita dengar di pengadilan Tipikor, presiden PKS LHI," sindirnya.

Selain Luthfi, Dipo juga menyebut jika Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin juga lebih mengenal sosok Bunda Putri.

"Barangkali suatu saat saya tidak tahu mendekati mungkin ada presiden satu lagi, apakah presiden Engkong (panggilan ustad Hilmi Aminuddin, ketua dewan Syuro PKS) barangkali yang paling tahu mengenai bunda putri. Tapi kita semua tidak ada yang tahu siapa itu bunda putri," tandasnya. [mes]

Tiada Hari Tanpa Cabut Pentil

Posted: 12 Oct 2013 10:06 AM PDT

Tiada Hari Tanpa Cabut Pentil - INILAH.com

Minggu, 13 Oktober 2013 | 00:38 WIB

Follow Us:

Facebooktwitter

Tiada Hari Tanpa Cabut Pentil

Headline

Oleh: dendri

web - Minggu, 13 Oktober 2013 | 00:06 WIB

Penertiban parkir liar di Jakarta dengan mencabut pentil rupanya mulai menunjukkan hasil positif. Banyak pemilik mobil maupun motor mulai takut memarkir kendaraannya sembarangan.

"Tidak ada hari tanpa cabut pentil. Pokoknya kita teruskan," kata Kadishub Udar Pristono.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi

di sini

atau akses mobile langsung

http://m.inilah.com

via ponsel dan Blackberry !.

Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Copyright 2008 - 2013 inilah.com, All rights reserved inilah.com. Kembali Ke Atas  panah

Pelatih Korsel: Evan Dimas Pura-pura Jatuh

Posted: 12 Oct 2013 10:01 AM PDT

INILAH.COM, Jakarta - Pelatih Korea Selatan (Korsel), Kim Sang Ho mempunyai pikiran negatif tentang Evan Dimas Darmono. Menurutnya, gelandang berusia 18 tahun tersebut melakukan trik yang kurang sportif.

Evan Dimas berhasil menjadi bintang lapangan saat Indonesia mengalahkan Korsel dengan skor 3-2 dalam laga pamungkas Grup G babak kualifikasi Piala AFC U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/10/2013). Dengan kemenangan tersebut, Garuda Muda berhasil lolos ke Myanmar dengan status sebagai juara Grup G.

Bintang asal Persebaya 1927 itu mencetak tiga gol. Sedangkan gol balasan Korsel dicetak oleh Seol Taesa dan Suh Myeongwon.

Namun dipenghujung laga, Evan sempat terjatuh akibat terlibat benturan dengan pemain Korsel. Pelatih Korsel itu menuduh kapten Timnas Indonesia U-19 hanya mengulur-ulur waktu.

"Evan Dimas terjatuh? Itu hanya alasan pemain Indonesia hanya membuang-buang waktu," ucap Sang Ho kepada wartawan saat konfrensi pers.

Meski sudah menuduh Evan Dimas bermain kotor, Sang Ho tetap mengakui keunggulan permainan Garuda Muda. Pelatih Korsel mengatakan, kalau tim besutan Indra Sjafri memang pantas menjadi juara.

"Selamat kepada Indonesia yang sudah menjadi juara. Korsel sudah melakukan yang terbaik. Kini, kami terus mempersiapkan dirinya untuk tampil di Myanmar tahun depan," jelasnya.

Walaupun kalah, pasukan Taeguk tetap lolos ke putaran final Piala AFC U-19 bulan Oktober tahun 2014. Korsel menjadi runner-up terbaik setelah mencetak 11 gol dan kebobolan empat gol.

Indra: Silakan Nikmati Euforia Kemenangan!

Posted: 12 Oct 2013 09:06 AM PDT

INILAH.COM, Jakarta - Lolos ke Piala AFC 2014, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri meminta semua rakyat Indonesia menikmati kemenangan atas Korea Selatan (Korsel).

Garuda Muda menang 3-2 atas Korsel di Stadion Utama Gelora Bung Karno di ajang kualifikasi Piala AFC U-19 Grup G, Sabtu (12/10/2013). Tiga gol Indonesia dicetak oleh Evan Dimas Darmono. Gol balasan Korsel dicetak oleh Seol Taesa dan Suh Myeongwon.

"Pertama-tama, kami ucapkan rasa syukur kepada Tuhan. Tanpa uluran tangannya kami tidak mungkin bisa seperti ini. Buktinya, kami tidak hanya memenangkan pertandingan. Kami juga mempermainkan pemain-pemain Korsel," kata Indra saat konfrensi pers.

"Berikutnya, saya ucapkan terima kasih atas dukungan suporter yang sudah hadir di SUGBK. Sekarang kalian bisa menikmati euforia kemenangan," sambung pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Mantan pemain PSP Padang itu juga mengatakan kalau Evan Dimas dan kawan-kawan masih harus melakukan evaluasi sebelum berlaga di Myanmar tahun depan.

"Masih ada yang harus dievaluasi. Kejuaraan AFC akan dimulai Bulan Oktober 2014. Masih ada banyak waktu untuk mempersiapkan tim ini agar lebih matang. Saya masih akan mencari bakat-bakat dari daerah yang belum muncul di tim ini," dia menyudahi.



Posting Komentar