Inilah.com - Terkini |
- 50 Persen Barang Ilegal Masuk Indonesia
- Ratusan Panwascam dan PPL Serbu Bawaslu Jabar
- Del Bosque Senang Diego Costa Gabung Spanyol
- Demi SBY, Bunda Putri & Sengman Harus Dipanggil
- Polres KKR Terbentur Anggaran di Mabes
- Nadal dan Djokovic ke Semifinal
| 50 Persen Barang Ilegal Masuk Indonesia Posted: 11 Oct 2013 11:14 AM PDT INILAH.COM, Pontianak - Sebanyak 50 persen barang illegal masuk ke Indonesia setiap bulannya. "50 persen barang tersebut merupakan barang pangan illegal," ungkap Kepala Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Roy A Sparingga di Pontianak, Jumat (11/10). Dengan adanya temuan tersebut, baik BPOM maupun dinas terkait bahkan masyarakat luas wajib untuk melakukan pengawasan agar bahan berbahaya serta produk ilegal tidak meluas di masyarakat. Roy mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan dan dalam satu bulan, dari bahan pangan untuk beberapa produk kami temukan 50 persen pangan merupakan illegal. "Hal ini harus menjadi perhatian," katanya. Sebelumnya, BPOM juga menemukan beberapa produk illegal yang sebagian besar berasal dari Malaysia. "Negeri Jiran yang banyak memasok produk ilegal melalui pintu-pintu perbatasan yang mudah untuk dilalui seperti kawasan perbatasan yang ada di Kalbar dan beberapa daerah lain di Indonesia," kata Roy A Sparingga. Ia mengakui, untuk kawasan sendiri memang daerah perbatasan menjadi pintu masuk yang menjadi masuknya barang illegal, selain juga dapat melewati laut. Namun demikian barang ilegal ini juga dapat melalui kawasan free trade zone, yang mengakibatkan trembesan-trembesan barang tersebut menjadi perhatian bagi BPOM dalam peredarannya. Kepala BPOM Kalbar, Corry Panjaitan menjelaskan BPOM Pontianak bekerjasama dengan seluruh dinas terkait berhasil memusnahkan obat dan makanan ilegal dengan nilai ekonomi sebesar Rp.149.864.500 yang terdiri dari 82 item kosmetika ilegal dengan 1.083 kemasan, 127 item dengan 26.791 kemasan pangan ilegal, 26 item dengan 6.705 kemasan obat tradisional ilegal. "Selama Tahun 2013 pemusnahan kali ini merupakan pemusnahan obat dan makanan ilegal ke-14 sebagai tindak lanjut pengawasan BPOM dalam memusnahkan barang Ilegal," katanya. [mes] |
| Ratusan Panwascam dan PPL Serbu Bawaslu Jabar Posted: 11 Oct 2013 11:11 AM PDT INILAH.COM, Bandung - Jengah honornya tidak dibayar selama tiga bulan, sekitar 150 orang perwakilan dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) se-Kota Bandung mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat Jalan Turangga Kota Bandung, Jumat (11/10/2013). Aksi tersebut menjadi puncak ketidakpuasan mereka setelah sebelumnya sempat mempertanyakan hal serupa ke Panwaslu Kota Bandung. Namun tidak pernah ada kejelasan soal tuntutan tersebut, meskipun telah dilakukan beberapa kali pertemuan dan audensi. Para petugas tersebut diterima Ketua Bawaslu Jabar Toto Herminus, Komisioner Bawaslu Jabar H Wasikin, Kabag Hukum Bawaslu Jabar Tedy. "Kami harus mempertanyakan kejelasan nasib kami, setelah sebelumnya tidak juga ada kejelasan. Makanya kami datang langsung ke Bawaslu Provinsi," ungkap Panwaslu Kecamatan Bojongloa Kaler Muhammad Soleh. Dia menuturkan, ketidakjelasan biaya juga terjadi pada operasional kantor. Akibarnya para petugas tidak bisa bekerja sehingga kerap dituduh mengabaikan tugas. "Dari Oktober 2013, honor dan operasional yang belum dibayarkan mencapai Rp1,5 miliar, terdiri dari honor panwascam, honor PPL, uang transport. Ini kan hak kita. Ini menghambat kerja, sementara tahapan pemilu 2014 sebentar lagi," ungkapnya. Selain itu, lanjut Soleh, para petugas yang dikontrak tujuh bulan selama Pilgub Jabar dengan SK ini tidak pernah menerima hak normatif dan transferan setiap bulan sesuai pagu. "Selalu ada selisih," tambahnya. Sementara pada pelaksanaa Pilwalkot Bandung, anggaran normatif tidak disertai pagu. Honorarium April-Juli dibayar penuh, tetapi Agustus-September hanya uang kehormatan. "Kalau Oktober tidak diberikan apa-apa. Kasekretariat bilang, kasnya kosong," ujar Soleh. Soleh menyatakan, saat ini ada 275 orang PPL, 90 orang panwascam, dan 120 orang sekretaris se-Kota Bandung. Rincian honor yang diterima per bulan, ketua panwascam Rp2 juta, anggota Rp1,7 juta, sekretaris Rp1,5 juta, bendahara Rp1,250 juta, dan PPL Rp1 juta. Dihubungi terpisah, Ketua Panwaslu Kota Bandung Cecep Dudi memastikan seluruh anggaran operasional telah dibayar. Sampai Oktober atau sesudah pelantikan wali kota, sudah tidak ada yang perlu dibayarkan lagi. "Nah kalau di Pilgub Jabar, tidak ada utang dari Panwaslu. Kasek Bendaharanya kabur dan kita belum temukan ada di mana. Untuk Pilwalkot sudah semua. Kalau Kasek Bendahara Pilwalkot 'ngambil', itu saya tidak tahu," kilahnya. Dia tak mengelak kalau uang keluar dari kas Kasek Bendahara Panwas diketahuinya. Karena itu dia pastikan seluruh dana operasional Pilwalkot sudah dibayar penuh. "Makanya kalau sampai ada yang nuntut mundur, perlu dibuktikan soal sangkut pautnya dengan saya. Yang pegang anggaran kan bukan saya," pungkasnya. [rni] |
| Del Bosque Senang Diego Costa Gabung Spanyol Posted: 11 Oct 2013 11:04 AM PDT INILAH.COM, Mallorca - Keinginan penyerang Atletico Madrid Diego Costa untuk bermain bagi Tim Nasional Spanyol disambut gembira oleh pelatih Vicente Del Bosque. Pemain 25 tahun itu tengah menjadi pembicaraan hangat dengan negara mana ia akan bermain di level internasional. Costa sempat tampil di dua laga non-kompetitif bersama timnas negaranya Brasil, akan tetapi ia juga sempat mengutarakan harapannya bergabung dengan skuad La Roja. "Dia (Diego Costa) adalah seorang pemain yang luar biasa dan pria baik. Jika ia ingin bergabung, kami akan menyambutnya dengan baik. Jika ia bergabung kami akan punya banyak penyerang dalam beberapa tahun ke depan," ujar pelatih 62 tahun itu kepada Marca. Diego Costa menunjukan penampilan yang apik selama membela Atletico Madrid musim dari musim 2010-11. Tercatat, ia telah mencetak 26 gol dari 67 penampilannya. Menghadapi Belarus di laga kualifikasi Piala Dunia 2014, Del Bosque akan kembali memberi kepercayaan kepada kiper Real Madrid Iker Cassilas yang telah pulih dari cedera tulang rusuk. "Saya telah memutuskan siapa yang akan jadi kiper, mungkin untuk pertandingan kali ini Iker Casillas akan menjadi starter," ujarnya mengakhiri. Sumber: Goal |
| Demi SBY, Bunda Putri & Sengman Harus Dipanggil Posted: 11 Oct 2013 11:02 AM PDT INILAH.COM, Jakarta - Perkembangan sidang perkara suap impor daging sapi kembali menguras energi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dipantik oleh munculnya nama Bunda Putri yang dikabarkan dekat dengan Istana. "Presiden itu, simbol negara. Harus kita hormati. Kita prihatin dengan peristiwa ini," tegasnya kepada INILAH.COM, Jum'at (11/10/2013). Menurutnya, masalah ini tidak perlu terjadi apabila majelis hakim pengadilan Tipikor yang menggarap perkara suap impor daging sapi, dapat menghadirkan Bunda Putri untuk dimintai keterangannya. "Ya, panggil saja Bunda Putri. Kasihan presiden kalau setiap ada isu miring, harus menjelaskan kepada publik," tegas Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu. Tak hanya Bunda Putri, ungkap Kaban, pengusaha Sengman Tjahja juga layak untuk dimintai keterangannya. Agar duduk permasalahan yang terjadi dalam perkara suap impor daging sapi, bisa terang benderang. "Ketika isu Sengman muncul, Presiden SBY sampai harus berikan penjelasan dari luar negeri. Yang diwakili Menkopulhukam Joko. Nah, saya sebagai kawan beliau, merasa ada yang nggak adil. Kasihan beliau harus capek-capek begini," jelasnya. Dalam kasus ini, Kaban merasa tak yakin dengan banyaknya kabar miring yang menyerang SBY ataupun Istana. Bisa jadi, isu tersebut lebih bernuansa politik. "Apakah bisa semudah itu bisa dekat dengan presiden. Saya kok kurang yakin," pungkas Kaban. [mes] |
| Polres KKR Terbentur Anggaran di Mabes Posted: 11 Oct 2013 10:37 AM PDT INILAH.COM, Kubu Raya - Hingga kini wacana pembangunan Mapolres Kubu Raya masih belum terealisasi. Penyebabnya anggaran dari Mabes Polri yang belum kunjung disetujui. "Usulannya (anggaran,red) sudah diajukan dua kali sejak tahun 2007 setelah setahun Kabupaten Kubu Raya terbentuk," kata Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Arie Sulistyo saat silaturahmi ke Harian BERKAT. Jadi, pihaknya dikatakan Kapolda saat ini menunggu realisasi anggaran dari Mabes Polri. Namun, jika di tahun 2014 usulan anggaran itu belum keluar maka akan kembali diusulkan pada tahun 2015. "Untuk tanahnya sudah ada yang disiapkan oleh Pemda Kubu Raya. Lokasinya di sekitar Desa Kuala Dua," ucapnya. Perencanaan pembangunan Mapolres disebutkan Kapolda telah melalui berbagai telaahan dan kajian yang matang. Mulai dari lokasinya, personil maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya. "Kalau untuk kekuatan, idealnya minimal tahap awal sekitar 600 personil untuk mengisi Polres dan 30 orang untuk di polsek-polsek. Jumlah itu tentunya secara bertahap akan mengalami peningkatan seiring dengan kondisi geografis Kubu Raya yang tersebar di sembilan kecamatan," tuturnya. Untuk sementara ini kekuatan, masih bertumpu di Polsek Sui Raya mengingat lebih dekat dengan Polres dan mudah untuk penyebaran. Dan saat ini wilayah hukum Kubu Raya dibagi menjadi dua Polres yakni Polresta Pontianak membawahi Kecamatan Sui Raya, Rasau Jaya, Sui Ambawang, Teluk Pakedai, dan Sui Kakap. Sedangkan wilayah hukum Polres Kabupaten Pontianak mencakup Kecamatan Kubu, Kecamatan Batu Ampar, Terentang dan Kuala Mandor B. "Jadi, sambil menunggu realisasi pembangunan Polres, kita memberdayakan FKPM yang ada di setiap kecamatan untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Memang sudah selayaknya Polres Kubu Raya dibangun guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tidak terlalu jauh dalam membuat laporan-laporan," ujar Kapolda. Ditambahkan Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar bahwa Polda Kalbar telah mengajukan dua polres yakni selain Polres Kubu Raya juga Kayong Utara. "Pengajuan yang kita layangkan adalah Polres Kubu Raya dan Polres Kayong Utara. Namun karena jumlah titik rawan yang kita petakan tidak terlalu rawan, makanya sementara ini dialihkan ke polres terdekat di dua wilayah tersebut," ucapnya. [mes] |
| Nadal dan Djokovic ke Semifinal Posted: 11 Oct 2013 10:35 AM PDT INILAH.COM, Shanghai - Langkah Rafael Nadal dan Novak Djokovic di Shanghai Masters masih belum terbendung. Keduanya berhasil melaju ke semifinal usai mengandaskan lawan masing-masing. Nadal, yang resmi menyandang petenis nomor satu dunia, berhasil menyingkirkan petenis Swiss, Stanislas Wawrinka, 7-6 (12-10) 6-1. Di semifinal, Nadal akan menghadapi petenis Argentina, Juan Martin del Potro, yang di babak perempatfinal mengandaskan Nicolas Almagro, 6-3 dan 6-3. Sementara itu, Djokovic berhasil tembus semifinal setelah menyudahi perlawanan petenis Prancis, Gael Monfils, 6-7 (4-7) 6-2 6-4. Di semifinal, petenis Serbia itu ditunggu Jo-Wilfried Tsonga yang sukses menundukkan Florian Mayer, 6-2 dan 6-3. "Monfils adalah salah satu petenis dengan pergerakan bagus, namun secara fisik ia belum fit 100 persen," ujar Djokovic, dilansir BBC. |
| You are subscribed to email updates from Inilah.com - Terkini To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Posting Komentar