Inilah.com - Terkini

0 komentar

Inilah.com - Terkini


Arsenal Mau Juara? Ini Saran dari Henry

Posted: 27 Apr 2015 12:16 PM PDT

INILAHCOM, London - Sudah lebih dari 10 tahun Arsenal tak mampu menjuarai Liga Primer Inggris. Legenda The Gunners, Thierry Henry, memberikan saran agar mantan klubnya itu bisa juara musim depan.

Peluang mengejar ketertinggalan dari Chelsea di puncak klasemen pupus setelah laga kedua tim berakhir imbang tanpa gol. The Blues tinggal butuh dua kemenangan untuk memastikan meraih gelar Liga Primer Inggris.

Henry, yang merupakan bagian dari tim Arsenal tak terkalahkan di musim 2003-04, menilai Meriam London harus mendatangkan setidaknya empat pemain baru untuk bisa bersaing musim depan meraih gelar juara.

"Saya pikir mereka membutuhkan empat pemain baru. Mereka butuh kiper, bek tengah, gelandang bertahan, dan pemain depan berkualitas untuk menjuarai Liga Primer Inggris," kata Henry, dilansir Daily Mail.

"Anda bisa melihat contohnya pada Chelsea. Musim lalu mereka kesulitan untuk menjuarai Liga Primer Inggris. Kemudian mereka mendatangan Thibaut Courtois, Nemanja Matic, Cesc Fabregas, dan Diego Costa dan Anda bisa melihat penampilan mereka musim ini," ia melanjutkan.

Di lini depan, Arsenal sebenarnya sudah memiliki Olivier Giroud dan Danny Welbeck. Tapi, Henry menilai Giroud tak bisa membawa The Gunners juara Liga Primer Inggris.

"Saya pikir Giroud bermain baik. Tapi bisakah Anda menjuarai liga dengannya? Saya pikir tidak. Ia melakukan tugasnya dengan baik, bahkan sangat baik, tapi Anda tak bisa memenangkan liga," Henry megakhiri.

Hull City vs Liverpool, Kejar MU

Posted: 27 Apr 2015 12:15 PM PDT

MESKI sulit, peluang Liverpool finis di peringkat keempat klasemen akhir Liga Primer Inggris belumlah usai. The Anfield Gank pun siap berjuang hingga musim berakhir.

Kekalahan Manchester United atas Everton, Minggu (27/4) malam WIB, jadi angin segar buat skuat besutan Brendan Rodgers. Artinya, hanya ada selisih tujuh poin antara Setan Merah dengan The Reds di papan klasemen sementara.

Liverpool berpeluang memangkas jarak ketertinggalan mereka menjadi empat poin. Syaratnya, memenangi laga di markas Hull City, Rabu (29/4) dini hari WIB. "Kami akan berjuang. Masih ada harapan dan kami akan menjaganya," ujar gelandang Phillipe Coutinho dilansir situs resmi klub.

Andai mampu tampil sempurna, tentu kemenangan di kandang Hull bukanlah hal sulit buat Liverpool. Persoalannya, performa Coutinho dan kawan-kawan sedang angin-anginan. Dalam dua laga terakhir, mereka telah membuang lima poin, termasuk kala ditahan imbang West Brom 0-0, pekan lalu.

Hull pun tentu takkan begitu saja memberikan poin penuh kepada sang tamu. Mereka juga sedang berjuang untuk terlepas dari ancaman degradasi.

"Kami harus fokus pada diri kami sendiri. KC Stadium (kandang Hull) bukan tempat yang mudah ditaklukkan, mereka masih bertarung untuk menyelamatkan diri di papan bawah," lanjut Coutinho.

Pertemuan pertama kedua tim berakhir imbang tanpa gol. Kala itu, Liverpool kesulitan menembus kokohnya lini pertahanan lawan. Hull kemungkinan besar juga akan kembali memainkan strategi bertahan total, dengan menumpuk banyak pemain di lini pertahanan.

"Itu akan menjadi pertandingan berat, tapi kami akan datang ke sana dan memainkan sepak bola kami dan berharap bisa merebut tiga poin. Anda selalu ingin kembali ke jalur kemenangan secepat mungkin!" pungkas Coutinho.

Sementara itu, Manajer Hull, Steve Burce menyadari pentingnya raihan poin kala meladeni Liverpool. Maklum, mereka yang saat ini menempati posisi ke-17, hanya unggul satu poin dari Sunderland di zona merah.

Bruce meyakini, timnya punya potensi untuk memegang kendali serangan. Dia mengisyaratkan siap memainkan strategi menyerang, demi meminimalisir ancaman bahaya dari para striker lawan.

"Kami menghadapi salah satu tim dengan materi pemain terbaik. Tetapi ini laga kandang dan kami punya motivasi untuk menang. Tiga poin akan membuat kami lebih mudah menuntaskan musim tanpa terdegradasi," lugas Bruce. (bsf)

Ilmuwan Sudah Prediksi Bencana Gempa di Nepal

Posted: 27 Apr 2015 12:03 PM PDT

INILAHCOM, Paris - Gempa dahsyat yang menghantam Nepal pada Sabtu (25/4/2015), ternyata mengikuti pola yang sama dengan dua gempa besar yang terjadi lebih 700 tahun lalu dan sebagai hasil efek domino tekanan pergeseran patahan, kata para ahli geologi.

BBC melansir, para peneliti menemukan kemungkinan keberadaan pengaruh ganda hanya dalam beberapa pekan terakhir saat melakukan penelitian lapangan di kawasan.

Laurent Bollinger dan rekan-rekannya dari lembaga penelitian CEA di Prancis menemukan pola bersejarah gempa saat meneliti di Nepal bulan lalu. Mereka telah memperkirakan gempa besar akan terjadi di sana.

Di tengah hutan Nepal selatan tengah, Bollinger beserta timnya menggali di sepanjang patahan gempa utama negara itu, sepanjang lebih 1.000 km dari barat ke timur, di tempat di mana patahan bertemu permukaan Bumi.

Mereka menggunakan serpihan arang dari patahan untuk mengetahui kapan patahan tersebut terakhir kali berpindah dengan menggunakan metode karbon.

Naskah kuno memang telah menyebutkan sejumlah gempa besar, namun tetap sangat sulit menemukan lokasinya saat berada di lapangan.

Apalagi hujan musim kemarau membuang tanah ke bawah bukit dan hutan lebat menutupi sebagian besar tanah, dengan cepat menyembunyikan bekas gempa.

Tetapi, tim penelitian Bollinger dapat memperlihatkan bahwa bagian patahan ini sudah sejak lama tidak bergerak.

"Kami memperlihatkan patahan ini tidak menyebabkan gempa besar tahun 1505 dan 1833, dan terakhir kali fault ini berpindah kemungkinan besar pada tahun 1344," kata Bollinger yang menyampaikan temuaannya kepada Nepal Geological Society, dua pekan lalu.

"Kami dapat melihat baik Kathmandu dan Pokhara sekarang akan mengalami gempa yang mengubah patahan utama, kemungkinan besar terjadi terakhir kali pada tahun 1344 di antara kedua kota," jelas Paul Tapponnier dari Earth Observatory of Singapore yang bekerja sama dengan Bollinger.

Dan gawatnya, tim peneliti memperingatkan akan terjadi lagi gempa.

"Perhitungan pendahuluan mengisyaratkan gempa hari Sabtu dengan kekuatan 7,8 kemungkinan tidak cukup besar untuk mengangkat pecahan sampai ke permukaan bumi, jadi masih ada kemungkinan lebih banyak gaya yang tersimpan.

Dan kita kemungkinan akan mengalami gempa besar lagi ke arah barat dan timur dari gempa yang sekarang dalam puluhan tahun ke depan," kata Bollinger.

[ikh]

Kadispenad: 600 WNI Telah Bergabung dengan ISIS

Posted: 27 Apr 2015 12:02 PM PDT

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wuryanto mengatakan, sekitar 500 hingga 600 Warga Negara Indonesia (WNI) telah menjadi bagian dari ISIS dan telah berada di Irak dan Suriah.

"Sekitar 500 hingga 600 WNI masuk ke ISIS. Rekrutmen berkembang, mulai bergerak ke sana tidak hanya perorangan, tetapi banyak membawa keluarga, istri dan anaknya," katanya dalam diskusi publik di Jakarta, Senin (27/4/2015).

Menurut dia, kondisi ini mengkhawatirkan mengingat para WNI tersebut, nantinya bisa saja kembali ke Indonesia dan dapat menyebarkan paham radikalisme ISIS yang berbahaya dan bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

"TNI AD melihat bukan hanya pada saat menganut paham radikalisme dan berjihad di Irak, Suriah, tetapi mereka akan menjadi orang-orang terdidik, terlatih sekaligus berpengalamanan, dan memiliki jiwa militansi yang sangat-sangat tinggi," katanya.

Hal ini karena, menurut dia, ISIS tidak sembarangan merekrut dan langsung menerjunkan mereka untuk berjihad. Namun, ISIS melakukan pelatihan dahulu, hingga lulus untuk berjihad.

Menurut dia, Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi sasaran empuk perekrutan. Pertama karena besaranya jumlah umat muslim di Indonesia. Kedua masih banyak penduduk miskin.

Hal ini menjadikan sejumlah alasan para WNI untuk bergabung dengan ISIS. Pertama, terkait dengan keinginan untuk semata-mata berjihad.

Kedua, latar belakang ekonomi. "Infonya yang tergabung dalam ISIS mendapatkan penghasilan dari Rp20 juta hingga Rp150 juta," katanya.

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan tersebut, menurut dia, TNI AD terus melakukan upaya pencegahan terhadap radikalisme melalui pembinaan teritorial.

"Pembinaan teritorial, dan menjadikan kondisi masyarakat untuk mampu menangkal untuk mampu menjalankan menjaga keutuhan," katanya.

Ia menambahkan, ada tiga ujung tombak dalam melaksanakan pembinaan teritorial tersebut yaitu babinsa, kamtibmas dan lurah. [tar]

Barcelona vs Getafe, Fokus Menang!

Posted: 27 Apr 2015 12:01 PM PDT

LA Liga Spanyol tersisa lima pertandingan. Untuk sementara, Barcelona unggul dua poin atas pesaing terdekatnya, Real Madrid. "Kami harus tetap fokus," ujar Andres Iniesta.

Konsistensi menang, jadi syarat penting Los Azulgrana untuk merebut trofi juara musim ini. Mereka bisa menentukan nasibnya sendiri, dengan menyapu bersih seluruh laga tersisa. "Dan sekarang, setiap pertandingan adalah final," lanjut Iniesta dilansir Football Espana.

Tengah pekan ini, tepatnya Rabu (20/4) dini hari WIB, Barcelona melakoni laga yang di atas kertas bisa dengan mudah mereka menangi. Di kandang sendiri, Stadion Camp Nou, Lionel Messi dan kawan-kawan menjamu Getafe.

Tentu dari semua sisi, skuat besutan Luis Enrique unggul segala-galanya. Tetapi yang perlu diwaspadai, adalah sikap tanpa beban tim tamu yang merasa sudah 'aman' di sisa kompetisi ini. Getafe sudah tak mungkin masuk zona Eropa, tetapi juga jauh dari ancaman degradasi.

Dua pertemuan terkahir juga berakhir kurang baik untuk Barcelona. Mereka hanya meraih hasil imbang 0-0 dan 2-2. Artinya, Getafe tetap punya potensi untuk menjegal misi Barcelona.

"Tak ada lawan yang mudah, termasuk Getafe.Kami akan menghadapi semuanya dengan serius dan kami harus terus meraih kemenangan," lanjut gelandang 30 tahun ini.

Sebenarnya, jornada ke-34 kali ini bisa berbuah keuntungan untuk Barcelona. Mereka tampil sehari lebih awal ketimbang Real Madrid. Artinya, kemenangan atas Getafe sudah pasti menambah tekanan buat skuat Los Merengues yang baru bertanding melawan Almeria, Kamis (30/4) dini hari WIB.

"Ini tentang pertandingan kami sendiri. Jika kami memenangi setiap laga, maka kami tak perlu melihat hasil tim lain. Intinya, kami fokus menang dan menang untuk menjadi juara," pungkas Iniesta.

Comeback Vermaelen?
Thomas Vermaelen tak kunjung melakoni laga bersama Barcelona sejak direkrut dari Arsenal, musim panas 2014 lalu. Kini bek asal Belgia itu dikabarkan siap melakoni debutnya.

Vermaelen mengalami cedera hamstring di kaki kanannya. Terakhir kali Vermaelen bermain di laga kompetitif yaitu saat Piala dunia 2014. Vermaelen sempat bermain bersama tim Barcelona B dalam pertandingan uji coba menghadapi tim nasional (timnas) U-19 Indonesia pada September 2014.


Namun, Vermaelen kembali mengalami cedera dan harus menjalani operasi pada Desember 2014 untuk membuatnya benar-benar fit 100 persen. Hal tersebut sempat membuat Barcelona dikabarkan mencari pengganti mantan kapten Arsenal tersebut.


Kini seperti dikutip situs resmi Barcelona, Vermaelen sudah mendapat lampu hijau dari tim medis. Pemain berusia 29 tahun itu bisa beraksi saat Barcelona menjamu Getafe


Kembalinya Vermaelen membuat pelatih Luis Enrique memiliki pilihan di lini belakang. Hal itu diperlukan karena saat ini Barcelona masih mengikuti tiga kompetisi, yaitu La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. (bsf)

PSSI Diminta Cabut Gugatan di PTUN

Posted: 27 Apr 2015 11:43 AM PDT

INILAHCOM, Jakarta - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) diminta untuk mencabut gugatan mereka kepada Menpora Imam Nahrawi di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) Jakarta Timur.

Hal itu disampaikan oleh Manajer Pusamania Borneo FC (PBFC), Dandri Dauri menyikapi perkataan Menpora Imam Nahrawi saat pertemuan dengan 18 klub ISL di Gedung Kemenpora Senayan, Jakarta, Senin (127/4/2015).

Menurut Dandri Dauri, pada saat pertemuan itu, Imam Nahrawi melontarkan gurauan bahwa dia akan malu jika kalah di PTUN. Dengan demikian, lanjut Daudri, pernyataan Menpora itu harus direspon dengan baik oleh PSSI dengan mencabut gugatannya.

PSSI melayangkan gugatan kepada Menpora Imam Nahrawi di PTUN Jakarta Timur. Gugatan dilakukan PSSI untuk membatalkan surat dari Kemenpora terkait pencabutan administrasi kepengurusan baru pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti yang terpilih di Kongres Luar Biasa (KLB) Surabaya, 18 April lalu.

"Saya menangkap Menpora seperti begini, kalau saya kalah di PTUN malu dong saya. Nah artinya apa? Teman PSSI harus mengerem langkahnya. Saya berharap PSSI bisa mencabut gugatan tadi," kata Dandri Dauri kepada INILAHCOM, Senin (27/4) malam.

Lanjutnya, jika PSSI mencabut gugatan kepada Menpora Imam Nahrawi di PTUN, maka itu bisa diartikan sebeuah kemenangan untuk masyarakat sepak bola di Indonesia. Karena tentunya, Menpora Imam Nahrawi akan mencabut pembekuan PSSI dan kompetisi berjalan dengan baik seperti harapan masyarakat.

"Akhirnya apa? Pencabutan gugatan ini akan menjadi kemenangan masayarakat sepak bola bukan kemenangan PSSI maupun Menpora. Ini harus dilihat secatra bijak, saya berharap PSSI mencabut gugatannya dan harus disambut dengan baik oleh Kemenpora," tukasnya.[rza]



Posting Komentar