news.detik |
- China Dapat Tiga Gelar, Denmark dan Spanyol Kebagian Satu
- Sutrisno Bachir Setuju Wacana Parpol Didanai APBN Rp 1 T Tiap Tahun
- Soal Hat-trick, Messi Kini Jadi yang Terbaik di La Liga
- Penutupan Hammersonic 2015 yang Menyilaukan dari Lamb of God
- Megawati Teken Ikrar Suara Perempuan Indonesia
- Diimbangi Blackburn, Liverpool Harus Jalani Laga Replay
| China Dapat Tiga Gelar, Denmark dan Spanyol Kebagian Satu Posted: 08 Mar 2015 11:56 AM PDT Birmingham - China masih mendominasi gelaran All England 2015 setelah merebut tiga gelar juara. Sementara Denmark dan Spanyol masing-masing meraih satu. Indonesia? Pulang dengan tangan kosong. Rangkaian final All England yang digelar Minggu (8/3/2015) malam WIB dibuka dengan laga ganda campuran. Pasangan Zhang Nan/Zhao Yunlei yang ditempatkan sebagai unggulan teratas menundukkan satu-satunya wakil Indonesia yang masuk ke final, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dengan dua set langsung 21-10 dan 21-10. Gelar kedua China didapat dari nomor tunggal putra melalui Chen Long. Sempat kehilangan set pertama, Chen Long akhirnya menyudahi perlawanan Jan O Jorgensen (Denmark) dengan kedudukan 15-21, 21-17, dan 21-15. Gelar ketiga China dipersembahkan di nomor ganda putri, yang sudah pasti disebut negara tersebut setelah berhasil menempatkan dua wakilnya di final. Bao Yixin/Tang Yuanting menundukkan rekan senegaranya Wang Xiaoli/Yu Yang dua set langsung 21-14 dan 21-14. Dua gelar yang lepas dari China adalah nomor tunggal putri dan ganda putra. Di tunggal putri China memang tidak menempatkan wakil di final. Pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin, melanjutkan performa okenya di bulutangkis dunia dengan menjadi juara setelah mengalahkan Saina Nehwal. Juara dunia 2014 itu melakukan comeback gemilang untuk akhirnya menang 16-21, 21-14, dan 21-7. Denmark kebagian satu gelar dari kejuaraan tahun ini setelah Mathias Boe/Carsten Mogensen mengalahkan Fu Haifeng/Zhang Nan (China) dengan 21-17 dan 22-20.Next (din/fem) |
| Sutrisno Bachir Setuju Wacana Parpol Didanai APBN Rp 1 T Tiap Tahun Posted: 08 Mar 2015 11:40 AM PDT "Saya kira itu ide yang perlu, bisa dikembangkan untuk dibahas oleh masyarakat," kata Sutrisno saat dimintai tanggapannya. "Memang kita banyak belajar dari negara-negara lain yang menggunakan cara seperti itu, dan salah satu alasannya saya kira supaya partai-partai ini tidak korup, tidak korupsi, sehingga memang sudah ada dananya dari negara," sambungnya. Sutrisno Bachir menyampaikan ini usai pertemuan sekitar 30 loyalis Ketua Umum PAN terpilih Zulkifli Hasan yang digelar di Resto Sari Kuring, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2015) malam. Zulkilfi sempat datang sebentar, namun Ketua MPR RI itu tak sempat bertemu dengan Sutrisno. Sutrisno mengatakan Indonesia perlu membahas kelebihan dan kekurangan terkait parpol dibiayai oleh negara tersebut. Lalu apakah Sutrisno setuju dengan wacana itu? "Saya katakan itu ide yang bagus, dan sudah ada di negara lain, maka kita bahas plus minusnya," pungkasnya. Sebelumnya, Selama ini partai politik hidup dari iuran tiap anggotanya sehingga menjadi salah satu alasan mengapa politisi rentan terkena kasus korupsi. Untuk menekan itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewacanakan kelak partai politik bisa dibiayai negara melalui APBN.Next Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV (idh/kha) Baca Juga Redaksi: redaksi[at]detik.com |
| Soal Hat-trick, Messi Kini Jadi yang Terbaik di La Liga Posted: 08 Mar 2015 11:27 AM PDT Jakarta - Rekor kembali dibuat Lionel Messi saat membantu Barcelona menundukkan Rayo Vallecano dan naik kembali ke puncak klasemen. Messi kini menjadi pemain yang paling sering bikin hat-trick di La Liga Primera. Barca menggilas Vallecano dengan skor 6-1 di pekan 26 Liga Spanyol. Bermain di Camp Nou, minggu (8/3/2015) malam WIB, separuh gol The Catalans dilesakkan Messi. Messi mencetak trigol tersebut hanya dalam waktu 12 menit di babak kedua. Dia membukanya dengan tembakan penalti di menit 56, lalu membuat dua lainnya di menit 63 dan 68. Hat-trick tersebut merupakan yang kelima yang dibuat Messi musim ini. Jika ditotal selama berseragam Barca, maka bintang asal Argentina itu sudah 24 kali membuat hat-trick di Liga Spanyol saja. Angka yang membuatnya mencatatkan rekor sebagai pemain dengan hat-trick paling banyak di La Liga. Messi melangkahi rival utamanya Cristiano Ronaldo yang di Real Madrid sudah bikin 23 hat-trick. CR7 membuat hat-trick-nya yang ke-23 pada awal Desember lalu saat menghadapi Celta Vigo. Kembali ke Messi, jika dijumlah dengan hat-trick yang dibuat di semua kompetisi maka jumlahnya sudah mencapai 32. Tiga golnya malam ini juga membuat Messi menjadi satu-satunya pemain di Liga Spanyol yang selalu bikin 40 lebih gol dalam enam musim beruntun. Di musim 2014/2015 ini Messi sudah mengoleksi 41 gol. Catatan-catatan dari hat-trick Messi ke gawang Rayo Vallecano - 30 gol La Liga musim ini |
| Penutupan Hammersonic 2015 yang Menyilaukan dari Lamb of God Posted: 08 Mar 2015 11:27 AM PDT Jakarta - Tiba akhirnya Hammersonic 2015 menikmati sajian penutupnya. Band dengan julukan 'Pure American Metal', Lamb of God naik pentas dan siap menggempur. Tanpa banyak basa-basi, Lamb of God membuka lewat teriakan panjang di lagu 'Desolation'. Tak mau kalah, metalheads juga tak mau basa-basi untuk langsung beringas sejak awal. "Indonesia. Sudah enam tahun sejak kami terakhir ke sini. Apa kabar? Apa kalian sudah siap menggila?" sapa sang vokalis, Randy Blythe dari atas panggung. "Kami Lamb of God dari Richmond, Virginia. Kita akan menggila malam ini, tapi jangan sampai ada keributan," lanjutnya lagi. Lagu 'Ruin' kemudian dipilih Lamb of God untuk memanaskan malam. Kali ini tatanan lampu bewarna ungu bertebaran di seluruh panggung Sonic Stage. Bergantian dengan warna kuning yang menyorot mata metalheads. Tak peduli 'moshing pit' liar tetap terjadi di tengah. Selanjutnya hits 'Walk Me In the Hell' menggempur Hammersonic 2015. Dengan suara pas-pasan metalhead menyanyikan bait demi baitnya. Begitu khidmat layaknya ibadah, kepalan dan 'jari metal' bertebaran ditiup angin. Kejadian itu berulang ketika lagu 'Our Glass', 'Now You've Got Something To Die For' dan 'Laid To Rest'. Sinar-sinar menyilaukan sekarang hadir dalam warna oranye. Ditambah kilatan lampu putih dan biru. Berikutnya adalah 'Contractor'. Metalheads bersorak-sorai, lelah headbanging seharian tidak lagi terasa. Next » (mif/ich) |
| Megawati Teken Ikrar Suara Perempuan Indonesia Posted: 08 Mar 2015 11:14 AM PDT "Angka kematian ibu melahirkan bahkan melampaui target MDG's yang mematok 102/100 ribu kelahiran. Sementara di Indonesia terjadi 359 kematian dari setiap 100 ribu kelahiran," ujar Mega dalam pidatonya di peringatan Hari Perempuan Internasional yang digelar di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakpus, Minggu (8/3/2015). Disebut Mega, berdasarkan catatan dari BKKBN, angka kelahiran di Indonesia 4-5 juta setiap tahunnya. Berarti 1.4236 perempuan Indonesia meninggal setiap tahun karena melahirkan. "Bayangkan lebih dari 69 tahun kita merdeka, dan Indonesia masih jauh tertinggal di dalam memberikan jaminan kehidupan bagi warga bangsanya. Diperlukan perubahan revolusioner termasuk perhatian terhadap ibu-ibu hamil," katanya. Hal tersebut dikatakan Ketum PDIP itu sebagai tugas sosial bersama. Sekaligus secara bersamaan memperbaiki pola pikir kaum perempuan Indonesia agar semakin sadar pada tugasnya sebagai penjaga keberlangsungan generasi bangsa. "Tugas ini memerlukan dukungan dari tenaga kesehatan, yaitu para bidan di mana di Indonesia lebih dari 50 persen kelahiran dibantu bidan. Kita kekurangan tenaga bidan namun ada ketidakadilan yang diterima bidan. Dari mulai kontrak kerja berkepajangan, cuti melahirkan tak sesuai aturan, hingga upah hanya Rp 1,4 juta/bulan. Jelas, ini tidak sesuai dengan beban dan risiko kerja," papar Mega disambut tepuk tangan seratusan Bidan PTT yang turut menjadi tamu undangan. Mega lantas menyatakan perlunya tuntutan para Bidan PTT yang berstatus kontrak untuk diangkat menjadi PNS. Ia mendukung dan mengajak semua pihak untuk menyepakati peringatan hari perempuan internasional kali ini sebagai satu tekad perjuangan 'Selamatkan Ibu Melahirkan, dan Selamatkan Bidan PTT'.Next Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV (ear/kha) Baca Juga Redaksi: redaksi[at]detik.com |
| Diimbangi Blackburn, Liverpool Harus Jalani Laga Replay Posted: 08 Mar 2015 11:10 AM PDT Liverpool - Liverpool gagal memanfaatkan peluang main di kandang untuk meraih kemenangan. Menjamu Blackburn Rovers di Anfield, minggu (8/3/2015) malam WIB, pada babak perempatfinal, laga tuntas dengan skor 0-0. Di kandangnya sendiri, Liverpool tampil sangat dominan. Catatan pertandingan ESPNFC menunjukkan The Reds menguasai 71% ball possession, plus melepaskan 19 tembakan meski cuma empat yang tepat sasaran. Sementara tim tamu cuma punya lima tembakan dan satu yang on target. Meski begitu, 'Si Merah' tak mampu menceploskan satupun gol ke gawang Rovers. Hingga laga tuntas skor 0-0 tidak berubah. Jalannya Pertandingan Insiden yang pertama terjadi dalam laga ini bukan terciptanya peluang, melainkan cedera yang dialami Martin Skrtel. Jatuh dengan posisi tak sempurna di menit ketiga, bek asal Slovakia itu mendapat perawatan cukup lama dari tim medis Liverpool di atas lapangan. Dia akhirnya diangkut dengan tandu di menit 11 dan digantikan Kolo Toure. Tak lama setelah Skrtel keluar lapangan, Blackburn mengreasikan peluang pertamanya. Rudy Gestede berhasil mengalahkan Simon Mignolet dalam duel di udara, namun bola tandukannya masih melenceng dari sasaran. Liverpool mengklaim penalti saat Adam Lallana di kotak penalti di menit 19, namun wasit menganggap tidak ada pelanggaran dalam momen itu. Next (din/raw) |
| You are subscribed to email updates from news.detik To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Posting Komentar