news.detik

0 komentar

news.detik


Masih Cinta Barca, Dani Alves Bantah Sudah Sepakat Gabung PSG

Posted: 12 Mar 2015 10:57 AM PDT

Barcelona - Dani Alves membantah keras rumor yang menyebutkan dirinya sudah sepakat bergabung dengan Paris Saint-Germain. Alves juga masih menyimpan harapan bertahan di Barcelona.

Kontrak Alves dengan Barca akan habis pada akhir musim ini. Hingga kini kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan baru.

Hal itu membuat masa depan Alves terus menjadi bahan spekulasi dalam beberapa waktu terakhir. Bek asal Brasil itu santer dikabarkan jadi bidikan PSG, Manchester United, dan Liverpool.

Marca bahkan mengabarkan bahwa PSG sudah memenangi perburuan Alves. Mereka menyebut PSG akan mengontrak Alves selama tiga tahun dengan gaji 9 juta euro per musim.

Namun, rumor itu disangkal oleh Alves sendiri. Lewat akun Instagram-nya, pemain berusia 31 tahun itu mengaku masih loyak kepada Barca.

"Anda benar-benar percaya dengan yang mereka katakan? Saya agak lelah mendengarkan orang-orang membicarakan sampah," katanya.

"Saya mencintai klub (Barcelona) ini sampai mati dan saya akan bertahan selamanya. Tapi, kalau suatu hari saya harus pergi, saya punya bola yang sama yang telah membawa saya sejauh ini, dan saya tak butuh siapapun bicara kepada saya," tambah Alves.

(mfi/krs)

Pepe: Ancelotti Tidak Lembek

Posted: 12 Mar 2015 10:31 AM PDT

Madrid - Bek Real Madrid, Pepe, membantah anggapan timnya bekerja kurang keras di bawah pelatih Carlo Ancelotti. Menurut Pepe, Ancelotti bukan seorang pelatih lembek.

Anggapan skuat Madrid tidak cukup bekerja keras muncul setelah mereka kalah 3-4 dari Schalke 04 di Santiago Bernabeu di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Kekalahan itu memang tidak menghalangi langkah Madrid ke babak perempatfinal, tapi sudah membuat suporter mereka kecewa berat. Seusai laga melawan Schalke, Madrid dicemooh oleh suporter mereka sendiri di Bernabeu.

Madrid belakangan ini memang sedang sulit menang. Los Blancos cuma menang tiga kali dalam tujuh partai terakhirnya. Sisanya, mereka seri sekali dan kalah tiga kali. Puncak klasemen La Liga yang sebelumnya mereka pegang pun kini telah direbut Barcelona.

Situasi ini membuat masa depan Ancelotti di Madrid mulai dipertanyakan. Tapi, seperti halnya Presiden Madrid Florentino Perez, Pepe juga memberikan dukungan penuh kepada Ancelotti.

"Tak diragukan lagi, Ancelotti harus terus melatih Madrid," ujar Pepe kepada stasiun radio Cadena Cope.

"Dia sangat bagus dan dalam waktu singkat sudah memberi kami banyak suka cita," imbuhnya.

Ancelotti melatih Madrid sejak tahun 2013 untuk menggantikan Jose Mourinho. Pada musim debutnya di klub tersebut, dia langsung memberi gelar Copa del Rey dan Liga Champions.

"Saya tidak merindukan Mourinho. Saya bisa meyakinkan Anda bahwa Ancelotti tidak lembek," tutur Pepe.

"Dia punya CV yang mengesankan dan dia menuntut banyak. Bersama Ancelotti, kami bekerja dengan intensitas yang lebih tinggi dibandingkan saat bersama Mourinho," tambahnya.

"Terima kasih, Tuhan, saya punya pelatih seperti Ancelotti. Dia sudah banyak membantu saya," kata bek asal Portugal itu.

(mfi/roz)

Petani Jamur Tewas Tertembak Peluru Nyasar

Posted: 12 Mar 2015 10:29 AM PDT

Serang - Nahas nasib Titin (32), wanita warga Kampung Ciseket, Desa Mekar Sari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Titin tewas bersimbah darah tertembus peluru nyasar.

Titin mengalami luka tembak pada dada dan tangan. Wanita beranak tiga ini tewas diduga terkena peluru dari petugas polisi yang sedang melakukan pengejaran Daftar Pencairan Orang (DPO).

"Saat itu ada polisi yang sedang mengejar penjahat," ungkap Dede, suami korban, Kamis (12/3/2015).

Saat kejadian, Titin tengah mencari jamur di ladang untuk dimakan bersama keluarganya. Namun, tiba-tiba terdengar suara letusan dan tubuh Titin tersungkur ke tanah.

Menurut Dede peristiwa ini bermula dari pengejaran seseorang oleh empat petugas polisi. Dua polisi mengendarai mobil Avanza dan dua petugas polisi lainnya menunggu di sebuah warung di dekat lokasi kejadian.

Warga mendengar dua kali letusan senjata api. Warga tidak ada yang berani mendekati tubuh korban karena khawatir meninggalkan sidik jari dan dituduh pelaku penembakan.

"Dua orang polisi itulah yang menemukan mayat isteri saya. Mereka berteriak-teriak ada mayat, ada mayat," ujar Dede.

Korban lalu dibawa warga ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang, untuk diautopsi. Hingga saat ini, empat petugas polisi belum diketahui identitasnya. Empat petugas polisi tersebut sudah beberapa hari mencari tersangka yang menjadi DPO.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/jor)

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Wacana Bantuan Dana Parpol Rp 1 T Akan Dibahas Setelah Pemilu Serentak 2019

Posted: 12 Mar 2015 10:25 AM PDT

Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo melontarkan wacana pemberian dana untuk partai politik dari uang negara sebesar Rp 1 triliun. Serta pemberian sanksi tegas bagi parpol maupun elitnya melakukan korupsi tidak boleh ikut pemilu.

Wacana tersebut akan dibahas lebih dalam lagi setelah menunggu hasil pemilihan umum serentak yang digelar pada Tahun 2019.

"Itu kan (wacana) baru kita lempar. Seandaianya itu bisa diterima, itu setelah pemilu 2019 serentak," kata Mendagri Tajho Kumolo usai acara penyerahan penghragaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) 2014 di Balaikota Surabaya, Kamis (12/3/2015).

Mantan politisi dari PDIP ini mengatakan, dirinya sudah bertemu dengan Menteri Keuangan. Pada prinsipnya, peningkatan pendanaan parpol bisa dilakukan.

"Soal misalnya Rp 1 triliun untuk smeua partai per tiap tahun atau apakah 5 tahun, itu dilihat keuangan negara. Karena prioritasnya untuk pembangunan dan infrastruktur dan sosial. Kalau itu sudah terpenuhi nggak masalah," tuturnya.

Wacana tersebut akan dibahas oleh pakar dan ahlinya setelah pemilu serentak 2019. Serta dilakukan pembahasan bersama-sama dengan DPR.

"Ini kan menunggu (pemilu) serentak. Kemudian akan akan diputuskan ambang batasnya berapa. Yang mendapatkan bantuan adalah partai yang sudah pernah ikut pemilu, partai yang lolos PT, bukan partai baru," tuturnya sambil menambahkan, partai yang akan mendapatkan adalah partai yang sudah eksis dan partai yang tidak double kepengurusannya.

(roi/jor)

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Gerrard Siap Beraksi di Markas Swansea

Posted: 12 Mar 2015 10:03 AM PDT

Liverpool - Kapten Liverpool Steven Gerrard mengonfirmasi dirinya sudah bugar dan siap tampil lagi membela timnya ketika melawat ke markas Swansea City pada pekan ini.

Gerrard sudah absen di dalam tujuh laga terakhir Liverpool akibat cedera hamstring. Namun, ia kini sudah siap beraksi lagi ketika The Reds menyambangi Liberty Stadium, Selasa (17/3/2015) dinihari WIB, dalam partai pekan ke-29 Premier League.

"Aku sudah pulih dari cedera hamstring, dan kini aku telah bugar dan siap bermain untuk partai berikutnya," jelas Gerrard seperti dikutip laman web situs resmi Liverpool.

Kembalinya Gerrard akan menambah kekuatan 'Si Merah' yang kini menempati posisi lima papan klasemen sementara dan menjadi salah satu tim yang terlibat dalam persaingan untuk finis di posisi empat besar.

"Aku ingin finis sebaik mungkin. Aku ingin meninggalkan tim ini di posisi empat besar dan semoga terus melaju di Piala FA. Begitulah aku ingin pergi," tegas pemain yang musim depan akan merumput bersama LA Galaxy di Major League Soccer (MLS) tersebut.

(krs/roz)

UEFA Takkan Cabut Kartu Merah Ibrahimovic

Posted: 12 Mar 2015 09:53 AM PDT

Nyon - Zlatan Ibrahimovic dipastikan harus menjalani hukuman minimal satu laga menyusul kartu merah yang dia dapat pada laga melawan Chelsea. Pasalnya, UEFA tak akan mencabut kartu merah untuk striker Paris Saint-Germain itu.

Ibrahimovic diganjar kartu merah langsung pada menit ke-31 laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (12/3/2015) dinihari WIB.

Ibrahimovic dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Chelsea, Oscar. Padahal, tayangan ulang menunjukkan bahwa saat itu bola berada dalam situasi 50:50. Selain itu, Ibrahimovic juga terlihat sudah berusaha menarik kakinya supaya tidak mengenai Oscar.

PSG belum mengajukan banding atas kartu merah Ibrahimovic tersebut. Tapi, kalau pun mereka mengajukan banding, UEFA tak akan mengabulkannya. UEFA hanya akan mencabut sebuah kartu merah jika wasit melakukan kesalahan fatal, misalnya salah usir pemain.

"Menurut peraturan, sebuah kartu merah berarti secara otomatis minimal skorsing satu pertandingan," jelas juru bicara UEFA kepada Perform.

"Komisi Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA akan bertemu pada 19 Maret untuk menangani masalah ini. Dengan kata lain, mereka akan mengambil keputusan apakah si pemain akan dihukum satu laga saja atau lebih."

Dengan demikian, Ibrahimovic dipastikan tak bisa membela PSG pada pertandingan leg pertama babak perempatfinal Liga Champions.

PSG lolos ke perempatfinal setelah bermain imbang 2-2 dengan Chelsea di Stamford Bridge. Meski skor agregat berimbang 3-3, Les Parisiens berhak melaju berkat aturan gol tandang.

(mfi/roz)


Posting Komentar