Inilah.com - Terkini

0 komentar

Inilah.com - Terkini


Ahok Tegaskan Tak Akan Revisi Tunjangan SKPD

Posted: 06 Jan 2014 10:48 AM PST

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tak akan merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) No. 89 tahun 2009 tentang pemberian Tunjangan khusus kepada Pegawai Negeri Sipil pada Satuan Kerja Perangkat Daerah/Unit Kerja Perangkat Daerah (SKPD/UKPD) tertentu.

Bahkan, keberadaan Pergub tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pemberian tunjangan kinerja daerah (TKD) kepada PNS jajaran Pemprov DKI Jakarta. Justru untuk mengimbangi keberadaan Pergub itu, Pemprov DKI tengah merancang sistem pemberian tunjangan kinerja daerah (TKD) yang baru.

"Sekarang kita malah mau tambahin TKD berdasarkan sistem muatan pekerjaan yang berhasil diselesaikan," kata pria yang akrab disapa Ahok itu saat ditemui di Balaikota DKI, Jakarta Senin (6/1/2014).

TKD berdasarkan kuantitas pekerjaan ini diharapkan akan mendorong para pegawai di jajaran Pemprov DKI dapat bekerja melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Karena TKD tersebut akan dihitung berdasarkan pekerjaan yang menjadi tupoksinya berhasil diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan.

"Dengan begitu akan mendorong semua pegawai untuk melayani masyarakat. Jadi kalau mau melayani masyarakat, bagus dapat poin yang kalau dikumpulkan akan dihitung dengan duit. Kita inisiatif seperti itu," ujarnya.

Ahok mengakui adanya Pergub No. 89/2009 tersebut dapat menuai rasa cemburu dari PNS yang berada di SKPD atau UKPD lain. Kendati demikian, Ahok mempersilakan PNS yang mau pindah ke SKPD atau UKPD yang mendapat tunjangan khusus, namun harus melalui tes.

Seperti diketahui, mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) pernah mengeluarkan Pergub No. 89 tahun 2009. Mekanisme pemberian tunjangan khusus bagi 12 SKPD dan 4 UKPD tersebut adalah PNS yang sudah masuk kerja selama satu bulan penuh akan diberikan tunjangan khusus sebesar 100 persen.

PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dikenakan potongan tunjangan khusus sebsar 5 persen untuk setiap hari kerja. Sedangkan PNS yang dikenakan hukuman disiplin, pemberian tunjangan khusus dilakukan pengurangan sesuai dengan tingkat hukuman disiplin tersebut.[jat]

Madrid Kesulitan Bongkar Petahanan Celta Vigo

Posted: 06 Jan 2014 10:45 AM PST

INILAH.COM, Madrid - Bermain di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (7/1/2014), Real Madrid kesulitan membongkar pertahanan Celta Vigo di babak pertama dalam ajang La Liga.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, pelatih Madrid, Carlo Ancelotti menurunkan skuad terbaiknya. Dia masih mengandalkan trio Angel Di Maria, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Sedangkan tim tamu, pelatih Celta. Luis Enrique menumpuk lima pemainnya di lini tengah. Di barisan depan, dia mengandalkan Charles.

Jalannya pertandingan:

Celta berhasil mencuri kesempatan pertama di menit keenam. Charles mampu melepaskan diri dari perangkap off side. Dia pun langsung mengirim umpan silang ke kotak penalti Madrid. Tapi Diego Lopez berhasil memotong bola sebelum dimanfaatkan Fernandez.

Tujuh menit berselang giliran Madrid memberikan tekanan. Ronaldo memberikan umpan terobosan kepada Benzema. Penyerang asal Prancis itu melepaskan bola mendatar dari depan kotak penalti Celta. Namun usahanya masih membentur tubuh bek Celta. Bola pun ke luar lapangan.

Benzema kembali beraksi di menit ke-23. Berawal dari umpan silang lambung Carvajal di sisi kanan pertahanan Celta. Benzema berhasil memanfaatkan umpan itu dengan sepakan kaki kanan dari jarak dekat. Tapi lagi-lagi tendangannya masih membentur pemain bertahan Celta.

Empat menit kemudian, giliran Ronaldo melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun, lagi-lagi usaha pemain Madrid masih bisa digagalkan oleh pemain Celta.

Menit ke-33 Alex Lopez mendapat kartu kuning dari wasit Alfonso Alvarez setelah melakukan tekel keras terhadap bek kiri Madrid, Marcelo.

Celta memberi ancaman di menit ke-36. Rafinha melepaskan tendangan kaki kanan dari depan kotak penalti Mandir. Sayang sepakannya masih membentur tubuh Ramos.

Ronaldo menggiring bola dari sisi kanan pertahanan Celta di menit ke-40. Dia melepaskan umpan silang lambung. Bola diterima dengan baik oleh Di Maria yang langsung menyepak bola dengan kaki kirinya. Tapi usaha pemain asal Argentina itu masih berhasil ditangkap kiper Celta, Yoel.

Hingga wasit mengakhiri babak pertama, kedua tim harus puas dengan skor imbang tanpa gol.

Susunan pemain:
Real Madrid (4-2-3-1):
Diego Lopez; Carvajal, Pepe, Ramos, Marcelo; Alonso, Modric; Di Maria, Isco, Ronaldo; Benzema

Celta (4-3-3): Yoel; H. Mallo, Cabral, Costas, Castro; Rafinha, Oubina, Alex Lopez; Fernandez, Charles, Orellana.

Ingin Tonjolkan Kreasi Bobotoh

Posted: 06 Jan 2014 10:41 AM PST

INILAH.COM, Bandung - Untuk memperjuangkan single Maung Bandung Euy, Agus Maman kini gencar mencari produser baru atau investor yang siap mendukungnya penuh. Sebab, dia juga memerlukan promosi besar untuk menaikkan lagunya tersebut.

Untuk urusan image, Agus tidak ingin terlalu menunjolkan namanya. Dia lebih memilih lebih mengangkat nama bobotoh, karenanya singel ini diberi nama 'Kreasi Bobotoh'. "Bukan bermaksud mengkomersilkan bobotoh, saya hanya berharap akan ada bobotoh lainnya yang membuat kreativitas serupa," harap Agus.

Selain direkam dalam tiga versi berbeda, sebelumnya Agus beserta produser terdahulunya memiliki rencana menjadikan single Maung Bandung Euy sebuah Nada Sambung Pribadi (NSP). Seterusnya dari hasil penjualan NSP ini akan turut memberikan kontribusi kepada Viking Persib Club (VPC).

Namun, dikarenakan sang produser terkena kendala internal perusahaan dan memutuskan mundur, maka rencana tersebut urung dijalankan, sekalipun pembicaraan serius sudah dilakukan antara dia, sang produser dan pentolan Viking, Heru Joko.

"Waktu itu sampai mau dibikin RBT rencananya kerja sama dengan viking, kita pernah ketemu sama Heru. Malah rencananya dari hasil penggunaan RBT akan turut dibagi kepada Viking juga," pungkasnya. [rni]

Polri Tangkap Bandar Shabu di Aston Pluit

Posted: 06 Jan 2014 10:30 AM PST

INILAH.COM, Jakarta - Petugas Mabes Polri menangkap bandar narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 8 kilogram shabu di Kamar 22009 Hotel Aston Pluit, Jakarta Utara.

"Sedang didata barang buktinya," kata Direktur Reserse IV Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Arman Depari di Jakarta Senin (6/1/2014).

Berdasarkan informasi, petugas menangkap dua orang warga negara asing asal China dan Taiwan berinisial YH dan LT, serta seorang warga Indonesia yang diduga sebagai kurir.

Arman mengungkapkan petugas kepolisian masih mengembangkan jaringan peredaran narkoba tersebut.

Saat ini, petugas menjemput seorang Warga Negara Indonesia, A Siong yang menjadi narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas Cipinang) karena diduga terkait jaringan narkoba tersebut.

Arman menduga A Siong merupakan jaringan narkoba yang sudah lama beroperasi karena polisi sudah memegang datanya.

A Siong bersama narapidana Victor dan Haryanto diketahui terkait pabrik narkoba di Lapas Cipinang yang diungkap beberapa bulan lalu.[ant]

Saling Serang, Lazio-Inter Masih Imbang

Posted: 06 Jan 2014 10:18 AM PST

INILAH.COM, Roma - Pertandingan antara Lazio kontra Inter Milan di Stadion Olimpico, Selasa (7/1/2014) dini hari WIB, berjalan seru. Meski saling serang, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol di babak pertama.

Pada pertandingan kali ini, pelatih Lazio, Edoardo Reja menerapkan formasi 4-5-1 dengan mengandalkan Miroslav Klose di lini depan.

Sementara itu, Walter Mazzarri, pelatih Inter menurunkan duet penyerang Fredry Guarin dan Rodrigo Palacio.

Jalannya pertandingan:

Inter mendapat kesempatan untuk menciptakan gol. Bek Inter, Juan Jesus melepaskan tendangan kaki kiri dari jarak jauh pada menit kesembilan. Namun usahanya masih melenceng di sebelah kanan gawang Lazio yang dikawal oleh Berisha.

Dua menit berselang giliran Lazio yang mendapat peluang. Klose mencongkel bola yang melewati hadangan kiper Inter, Handanovic. Sayang usaha pemain asal Jerman itu masih melenceng di samping kiri gawang Internazionale.

Menit ke-22, Inter mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Inter. Ricky Alvarez yang menjadi algojo. Dia melepaskan tendangan dengn kaki kirinya, bola melengkung. Sayang usahanya masih tinggi di atas tiang gawang Berisha.

Tiga menit kemudian, giliran Lazio yang mengancam gawang Inter. Sepakan kaki kanan Klose dari jarak dekat nyaris membobol gawang Handanovic jika tidak diganggu oleh Juan. Tendangan Klose masih melebar di sebelah kanan gawang Inter.

Menit ke-35, Candreva melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti Inter. Tapi Handanovic berhasil menepisnya.

Lima menit kemudian giliran Inter yan menyerang. Guarin mengecoh satu pemain belakang Lazio sebelum melepaskan tendangan dari depan kotak penalti. Sayang usahanya masih belum menemui sasaran.

Menit ke-44, Gonzalez melepaskan umpan silang lambung dari sisi kiri pertahanan Inter. Bola mengarah ke kepala Klose. Tapi Handanovic lebih dulu menangkap bola.

Hingga wasit meniup peluit panjang di babak pertama, skor masih sama kuat 0-0.

Susunan pemain:
Lazio:
Berisha; Konko (Cavanda '15), Biava, Dias, Radu; Candreva, Gonzalez, Ledesma, Hernanes, Lulic; Klose

Inter: Handanovic; Ranocchia, Rolando, Juan; Jonathan, Kuzmanovic, Cambiasso, Alvarez, Nagatomo; Guarin; Palacio

KPU Akhirnya Beri Nomor Urut Caleg DPD RI

Posted: 06 Jan 2014 10:12 AM PST

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya memberikan nomor urut kepada caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI).

Pemberian nomor urut tersebut, setelah KPU melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi II DPR RI.

"Ya hal tersebut sudah (disetujui dalam RDP). Ini untuk mempermudah teknis di lapangan dan sosialisasi," kata Komisioner KPU divisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Ferry Kurnia Rizkiyansyah di kantor KPU, Jakarta, Senin (6/1/2014).

Ferry menjelaskan pemberian nomor urut kepada caleg DPD RI berdasarkan abjad dan foto calon.

"Langkah pertama di susun berdasarkan abjad, langkah Kedua dilakukan penomeran dari nomor 1, 2, 3 dan seterusnya," ungkapnya.

Sebelumnya, pemberian nomor urut tersebut merupakan respon KPU terhadap para caleg DPD RI yang meminta diberikan nomor urut dalam pemilihan nanti.[jat]



Posting Komentar