news.detik

0 komentar

news.detik


Harvard University Diancam Bom, Polisi Tak Temukan Apa-apa

Posted: 16 Dec 2013 11:06 AM PST

Selasa, 17/12/2013 02:06 WIB

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews

Harvard Crimson/nydailynews.com

Cambridge - Setelah evakuasi dilakukan, kepolisian langsung memeriksa gedung-gedung di kompleks Harvard University yang diancam bom. Namun hasilnya nihil.

Kepolisian setempat melakukan penyisiran pada empat gedung tersebut. Namun sekitar satu setengah jam kemudian, laporan ancaman bom tersebut tidak bisa dipastikan kebenarannya.

"Tidak ada alasan (bagi polisi) untuk meyakini bahwa ada ancaman lain di area kampus lainnya," demikian ucap pihak Harvard University, seperti dilansir AFP, Senin (16/12/2013).

Pihak otoritas kampus juga menyampaikan pernyataan melalui akun Twitter resmi mereka. "Tidak ada laporan adanya ledakan," demikian ucapnya.

Sedangkan pemimpin surat kabar kampus, Harvard Crimson, Sam Weinstock ketika ditanya soal spekulasi yang beredar bahwa ancaman bom tersebut hanyalah hoax, dia enggan berkomentar banyak.

"Kita sama sekali tidak tahu maksud pelapor atau ancaman seperti apa yang sebenarnya terjadi sekarang," ucapnya kepada CNN.

Harvard merupakan salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Universitas ini terletak di wilayah Cambridge, dekat Boston, Massachusetts.

Universitas yang didirikan sejak tahun 1636 ini memiliki sekitar 21 ribu mahasiswa. Banyak tokoh dunia yang mengenyam pendidikan di kampus ini, termasuk sejumlah presiden AS, yang salah satunnya Presiden Barack Obama.


Mulai senin 16 desember, 3 pintu tol keluar dan satu pintu tol masuk dalam kota ditutup. Penutupan justru menambah panjang kemacetan. Simak liputan lengkapnya di Reportase Malam pukul 02.11 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/trq)



Sponsored Link

Trabzonspor Bertekad Singkirkan Juve

Posted: 16 Dec 2013 11:02 AM PST

Trabzon - Trabzonspor tak merasa gentar meski undian babak 32 besar Liga Europa mempertemukan mereka dengan Juventus. Klub Turki itu bahkan bertekad menyisihkan Juve.

Presiden Trabzonspor, Ibrahim Haciosmanoglu, mengatakan, klubnya terinspirasi keberhasilan Galatasaray mengalahkan Juve 1-0 pekan lalu. Kemenangan Galatasaray itu meloloskan mereka ke babak 16 besar Liga Champions sekaligus mengirim Juve ke Liga Europa.

"Saya tak melihat ini sebagai hasil undian yang tak menguntungkan kami," ujar Haciosmanoglu seperti dikutip Football Italia.

"Setelah menghadapi Lazio di babak sebelumnya, saya sangat ingin menghadapi tim Italia lainnya. Juve disingkirkan oleh dari Liga Champions oleh tim Turki dan kami bisa memberi mereka kesenangan disingkirkan oleh sebuah tim Turki lagi," imbuhnya.

Juve akan menjadi tuan rumah di leg pertama yang akan digelar pada 20 Februari 2014. Sepekan kemudian, Trabzonspor akan mendapatkan jatah menjamu Juve.

"Kami yakin dengan peluang kami dan biasanya kami tampil baik melawan tim-tim Italia. Kalau kami berada di level terbaik kami, maka kami bisa mengalahkan Juventus kandang dan tandang, karena kami punya banyak suporter dan memainkan leg pertama di Turin bisa menjadi sebuah keuntungan," tutur Haciosmanoglu.

"Kalau kami meraih hasil bagus di sana, kami bisa mengharapkan hasil seri di kandang sendiri," katanya.

(mfi/din)

Dihukum 10 Laga, Josip Simunic Bakal Absen di Piala Dunia

Posted: 16 Dec 2013 10:47 AM PST

Zurich - Bek Kroasia, Josip Simunic, harus membayar mahal aksinya di laga playoff Piala Dunia 2014. Divonis bersalah meneriakkan yel-yel Nazi, dia duhukum 10 laga dan bakal absen di Piala Dunia 2014.

Kroasia sukses menundukkan Islandia dalam laga playoff Piala Dunia pada November lalu. Di salah satu kesempatan usai laga tuntas, Simunic tiba-tiba mengambil microphone dan meneriakkan "For the homeland!" ke arah suporternya. Saat itu fans membalas dengan sahutan "Ready!".

Apa yang diteriakkan Simunic ternyata dulunya sering digunakan oleh kelompok pro-Nazi di Kroasia, saat mereka berkuasa di negara tersebut pada periode Perang Dunia II.

"Itu merupakan bentuk diskriminasi dan bentuk penyerangan terhadap martabat grup atau sekelompok orang terkait ras, agama atau asal wilayah," demikian pernyataan resmi FIFA seperti dikutip dari Guardian.

Dinyatakan bersalah Simunic, yang kini memperkuat Dinamo Zagreb, dapat hukuman larangan bertanding 10 kali bersama timnas Kroasia untuk laga resmi. Itu artinya dia akan absen saat negaranya tampil di putaran final Piala Dunia 2010. Bukan itu saja, Simunic juga dilarang masuk stadion pada periode 10 pertandingan tersebut.

"Setelah mempertimbangkan segala hal terkait kasus tersebut, dan akibat yang terjadi dari insiden, komite memutuskan untuk menghukum sang pemain untuk 10 pertandingan resmi," lanjut pernyataan FIFA yang dikeluarkan Senin (16/12/2013) waktu setempat.

(din/mfi)

'Moyes Pasti Akan Beri Trofi untuk MU'

Posted: 16 Dec 2013 10:33 AM PST

Manchester - Sentuhan David Moyes di Manchester United belum teruji benar sejauh ini. Tapi Moyes diyakini tak akan mengakhiri musim tanpa trofi.

Sejak ditunjuk menjadi pengganti Sir Alex Ferguson, Moyes belum jua mampu membawa MU tampil baik musim ini. Dari 16 laga berlalu, MU masih tertinggal 10 poin dari Arsenal di puncak.

Sebelum menang 3-0 atas Aston Villa kemarin, MU tak pernah menang di empat laga terakhirnya di Premier League. Kritik pun mendera Moyes yang dianggap tak mampu meneruskan kepemimpinan Fergie.

Dengan musim sudah berjalan setengah, bukan tak mungkin kritik akan terus berdatangan ke Moyes jika tak bisa memperbaiki penampilan 'Setan Merah' dan membawa klub itu beranjak ke papan atas.

Tapi kondisi saat ini dinilai tak akan menghalangi Moyes untuk membawa MU meraih setidaknya satu trofi juara di akhir musim. Sebab MU disebut sudah punya tradisi tak pernah mengakhiri musim tanpa gelar.

"Dia akan memenangi trofi," ujar winger muda MU, Adnan Januzaj, kepada MUTV seperti dikutip Sky Sports.

"Jangan lupa bahwa dia adalah manajer baru. Segalanya masih baru. Anda harus memberinya waktu," sambungnya.

"Saya pikir dia adalah pelatih yang bagus. Seluruh pemain siap untuk bekerja keras dan akan segera membuahkan hasil."

(mrp/din)

Madrid Diuntungkan Undian 16 Besar, Disulitkan Jadwal

Posted: 16 Dec 2013 10:15 AM PST

Jakarta - Real Madrid boleh merasa beruntung setelah hasil undian Liga Champions mempertemukan dengan Schalke 04 di 16 besar. Tapi laga tersebut tidak akan mudah karena El Real disulitkan jadwal kompetisi lokal.

Menjadi salah satu unggulan juara, Madrid bakal berhadapan dengan Schalke. Tanpa memandang remeh The Royal Blues, Cristiano Ronaldo dkk jauh lebih diunggulkan untuk memenangi dua pertemuan yang akan digelar.

Carlo Ancelotti sudah mengingatkan pemain Madrid untuk tidak memandang sebelah mata wakil jerman itu. Babak 16 besar, diungkapkan pelatih asal Italia itu, selalu memberikan kesulitan buat klub manapun.

Terkait Madrid, kesulitan yang akan merela hadapi terkait duel dengan Schalke adalah jadwal tanding di kompetisi domestik. Madrid akan berhadapan dengan dua pesaing utamanya yakni Barcelona dan Atletico Madrid setelah tampil di Liga Champions.

Leg pertama babak 16 besar akan digelar di Veltins Arena pada 26 Februari 2014. Konsentrasi Madrid untuk laga tersebut sangat mungkin terbagi karena hanya empat hari kemudian (2/3/2014) mereka menjalani Derby Madrid dengan Atletico Madrid di Vicente Calderon.

Kondisi serupa terjadi saat gantian menjamu Schalke di Santiago Bernabeu pada 18 Maret. Soalnya lima hari kemudian mereka harus bersiap menyambut kedatangan Barcelona untuk laga bertajuk El Clasico.

Jika sampai waktu tersebut Madrid belum mampu memperbaiki posisinya, yang kini tertahan di urutan tiga klasemen, empat duel tersebut bisa sangat merepotkan. Demikian diberitakan Marca.

(din/mrp)

'Bukan Undian yang Diharapkan Bayern'

Posted: 16 Dec 2013 10:10 AM PST

Munich - Bayern Munich kembali berhadapan dengan Arsenal di babak 16 besar Liga Champions. Melihat performa The Gunners musim ini, hasil undian ini diakui Bayern kurang menyenangkan.

Bayern dan Arsenal kembali bertemu di fase 16 besar Liga Champions, mengulangi pertemuan di babak yang sama musim 2012-2013 lalu. Pada musim itu Die Roten sukses menyingkirkan Arsenal dan pada akhirnya menjuarai kompetisi tersebut.

Namun pertemuan di musim ini diyakini bakal berlangsung lebih sulit. Arsenal saat ini telah menjadi tim yang lebih kuat, berhasil lolos dari grup maut di fase sebelumnya --bergabung dengan Borussia Dortmund dan Napoli-- dan tengah memimpin klasemen Liga Inggris.

Belum lagi jika melihat faktor misi balas dendam Arsenal. Aaron Ramsey dkk. pasti ingin menghapus memori buruk musim lalu dan gantian menyingkirkan The Bavarians pada kesempatan kali ini.

Kapten Bayern Philipp Lahm pun menyebut hasil undian ini tak sesuai keinginan timnya. Namun demikian, ia menegaskan fokus utamanya kini adalah lolos ke perempat final.

"Mereka adalah tim terkuat yang bisa kami dapatkan dan tentu saja bukan sesuatu yang kami harapkan. Arsenal telah membawa sejumlah pemain baru yang berkualitas dan akan membuktikan diri jadi tantangan nyata untuk kami. Tapi bagaimanapun, tujuan kami jelas adalah mencapai babak berikutnya," ungkap kapten Bayern Philipp Lahm seperti dilansir situs resmi UEFA.

(raw/mrp)


Posting Komentar